Monday, 15 Ramadhan 1440 / 20 May 2019

Monday, 15 Ramadhan 1440 / 20 May 2019

KPU akan Gelar Doa Bersama di Debat Kelima

Senin 01 Apr 2019 21:40 WIB

Rep: Dian Erika Nugraheny/ Red: Ratna Puspita

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan memberikan pemaparan kepada media pada acara diskusi bertajuk Ngopi-Ngopi Yukk.. Ngobrolin Pemilu di gedung KPU, Jakarta, Selasa (30/10/2018).

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan memberikan pemaparan kepada media pada acara diskusi bertajuk Ngopi-Ngopi Yukk.. Ngobrolin Pemilu di gedung KPU, Jakarta, Selasa (30/10/2018).

Foto: Antara/Muhammad Adimaja
Doa bersama ini sekaligus menandai berakhirnya masa kampanye Pemilu 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menggelar doa bersama pada debat kelima mendatang. Doa bersama ini sekaligus menandai berakhirnya masa kampanye Pemilu 2019.

"Untuk debat kelima nanti, KPU merencanakan akan ada doa bersama dengan semua agama dan aliran kepercayaan kepada Tuhan YME. Doa akan dipimpin ulama muslim dan diikuti tokoh agama lain," ujar Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan kepada wartawan di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (1/4).

Baca Juga

Dia melanjutkan, doa bersama ini sekaligis menjadi bentuk pesan damai dan menandakan berakhirnya waktu kampanye. Setelah masa kampanye berakhir, langsung memasuki masa tenang hingga 16 April 2019. 

"Sehingga seluruh masyarakat dapat mawas diri, berkontemplasi masuk masa tenang, menjernihkan pikiran, sehingga dapat menggunakan hak pilih sebaik-baiknya," tegas Wahyu. 

Doa bersama itu belum dipastikan akan dilakukan di segmen keberapa dalam debat kelima. KPU akan mengatur dan menyepakatinya bersama TKN Jokowi-Ma'ruf Amin dan BPN Prabowo-Sandiaga Uno. 

Debat kelima akan diselenggarakan pada 13 April 2019. Debat terakhir nanti akan kembali digelar di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta Pusat. Debat kelima akan kembali mempertemukan  Jokowi-KH Ma'ruf Amin dengan Prabowo-Sandi.

Debat ini akan mengangkat tema debat terkait ekonomi dan kesejahteraan sosial, keuangan, dan investasi. Debat akan disiarkan oleh Net TV, ANTV, TiviOne dan Berita Satu TV.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA