Sabtu, 20 Ramadhan 1440 / 25 Mei 2019

Sabtu, 20 Ramadhan 1440 / 25 Mei 2019

Mantan Kader Klaim Mayoritas Kader PBB di NTB Dukung 02

Rabu 10 Apr 2019 00:12 WIB

Rep: Muhammad Nursyamsyi/ Red: Andri Saubani

Sejumlah kader dan simpatisan Partai Bulan Bintang (PBB).

Sejumlah kader dan simpatisan Partai Bulan Bintang (PBB).

Foto: Antara/Aprillio Akbar
Zulkifli Muhadli adalah mantan ketua DPW PBB NTB yang sudah mundur dari partai.

REPUBLIKA.CO.ID, LOMBOK BARAT -- Mantan Ketua DPW Partai Bulan Bintang (PBB) Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkifli Muhadli atau Kiai Zul mendukung pasangan Prabowo-Sandi. Bupati Sumbawa Barat periode 2005-2015 yang telah mengundurkan diri dari PBB itu beranggapan pasangan Prabowo-Sandiaga merupakan sosok pemimpin yang berkualitas dan dapat membawa Indonesia lebih baik ke depan.

Zul menyebut sebagian besar kader PBB, termasuk di NTB, lebih mendukung Prabowo-Sandiaga ketimbang Jokowi-Kiai Maruf Amin. "Saya kira PBB itu mungkin mayoritas kadernya mendukung 02, hanya minoritas ke 01, apalagi (kader PBB) di NTB," ujar Zul di sela-sela silaturahim dengan cawapres Sandiaga Uno di Lombok Barat, NTB, Selasa (9/4).

Zul mengaku sejalan dengan sikap Ketua Majelis Syuro PBB MS Kaban yang mendukung Prabowo-Sandi. "Saya kira banyak sekali kader PBB yang justru mendukung 02, contohnya saya, kemarin kita juga Pak Kaban dukung 02, bahkan sangat demonstratif karena hadir saat debat (pilpres)," kata Zul.

Ketua Forum Pesantren Alumni Gontor se-Indonesia itu mengatakan, dukungan kepada Prabowo-Sandiaga di NTB tak hanya datang dari kader PBB, melainkan kader-kader dari partai koalisi pendukung Jokowi-Amin. Zul optimistis kampanye Prabowo dan Sandiaga di NTB akan semakin menguatkan kemenangan dan mengulang hasil pilpres 2014 di NTB, di mana Prabowo unggul telak atas Jokowi.

"InsyaAllah persentase yang pernah kita capai pada 2014 itu akan kembali, bahkan bisa lebih. Antusias warga jauh lebih besar terhadap Prabowo-Sandi daripada Prabowo-Hatta, kita optimistis di atas 75 persen untuk NTB," ungkap Zul.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA