Selasa, 20 Zulqaidah 1440 / 23 Juli 2019

Selasa, 20 Zulqaidah 1440 / 23 Juli 2019

Ini Kelemahan Prabowo-Sandi Menurut Hasto

Ahad 14 Apr 2019 04:40 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Pasangan nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, mengikuti debat kelima Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4).

Pasangan nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, mengikuti debat kelima Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4).

Foto: Antara/Wahyu Putro A
Hasto menilai Prabowo masih terjebak pada memori persoalan lama.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-KH Ma''ruf Amin, Hasto Kristiyanto, menilai capres 02, Prabowo Subianto, terjebak pada memori persoalan lama. Keduanya, kata Hasto, tak mampu melihat keberhasilan yang telah dicapai pemerintahan sekarang.

Baca Juga

"Seperti yang telah diduga sebelumnya, Pak Prabowo terjebak pada memori persoalan lama," kata Hasto Kristiyanto, di Jakarta, Sabtu (14/4) malam.

Menurut Hasto, Prabowo dan Sandi ahli dalam kritik, tetapi tidak punya program otentik. Sementara itu, capres 01 Joko Widodo, kata Hasto, menyampaikan komitmennya untuk mengembalikan karakter asli pembangunan ekonomi Indonesia yang menempatkan aspek pertumbuhan, pemerataan, dan keadilan. Di antaranya melalui kebijakan Indonesia sentris. 

Menurut Hasto, Indonesia sedang berbenah melalui pembangunan secara masif di bidang infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, daya tarik investasi, serta menggelorakan martabat, kemandirian, dan daya saing bangsa yang merupakan tugas utama Presiden Jokowi.

"Kelemahan Prabowo-Sandiaga, terletak pada ketidakmampuan melihat prestasi yang telah dicapai oleh pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla. Semua dikatakan salah arah, tidak ada strategi, dan terjadi de-industrialisasi," kata Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan ini.

Padahal, menurut Hasto, faktanya pertumbuhan investasi dan industri manufaktur saat ini mampu melampaui pertumbuhan ekonomi nasional.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA