Tuesday, 18 Sya'ban 1440 / 23 April 2019

Tuesday, 18 Sya'ban 1440 / 23 April 2019

Dradjad Kecam Pembajakan Akun dan Fitnah kepada UAS

Senin 15 Apr 2019 13:13 WIB

Red: Joko Sadewo

Dradjad Hari Wibowo

Dradjad Hari Wibowo

Foto: istimewa/doc pribadi
Pembajakan Akun dan Fitnah kepada UAS dinilai merupakan bentuk politik kotor.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Anggota Dewan Kehormatan (Wanhor) PAN, Dradjad Wibowo mengecam pembajakan akun para pendukung Prabowo-Sandi untuk memfitnah Ustaz Abdul Somad (UAS). Tindakan itu dinilainya sebagai wujud dari politik kotor.

"Kotor karena menghalalkan segala cara demi kekuasaan. Mereka memfitnah UAS. Bahkan membajak akun medsos,” kata Dradjad, dalam pesan whatsapp kepada republika.co.id, Senin (15/4).

Dradjad menyebut harus diakui, dampak dari pertemuan UAS dengan Prabowo itu dahsyat sekali. “Kalimat-kalimat UAS bernas dan padat isi dakwahnya. Belum lagi dua pesan UAS mengenai dirinya sendiri, jangan undang ke istana dan jangan kasih jabatan. Dan yang paling dahsyat, UAS mengajak agar Prabowo (dan tentu kita semua ummat Islam) rajin berdzikir melafazkan kalimat “Laa ilaaha ilallah”. Sangat menggetarkan," papar Dradjad.

Dradjad menilai ada kekhawatiran terkait dengan sikap UAS, Ustaz Adi Hidayat (UAH), maupun Aa Gym. Namun hal tersebut, kata Dradjad, semestinya bukan lah alasan bagi siapapun untuk melakukan politik kotor. Seharusnya cukup diimbangi  dengan ulama atau tokoh lain yang sama kharismatiknya. Bukan dengan menyebar fitnah bahkan membajak akun medsos.

"Tindakan tersebut bukan hanya kotor, namun sudah menjurus pidana. Bisa dijerat ITE. Kita lihat apakah aparat hukum akan bertindak cepat dan tepat terhadap kasus ini.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA