Sunday, 21 Ramadhan 1440 / 26 May 2019

Sunday, 21 Ramadhan 1440 / 26 May 2019

PDIP Klaim Jokowi-Maruf Unggul 71 Persen di Surabaya

Kamis 18 Apr 2019 03:00 WIB

Red: Andi Nur Aminah

Pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) dan Ma'ruf Amin mengikuti debat kelima Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019).

Pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) dan Ma'ruf Amin mengikuti debat kelima Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019).

Foto: Antara/Wahyu Putro A
Animo warga Surabaya memilih Jokowi-Amin cukup tinggi.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan mengklaim pasangan Capres dan Cawapres, Joko Widodo dan Ma'ruf Amin unggul 71 persen atas pasangan Prabowo dan Sandi dalam Pilpres 2019 yang digelar di Kota Surabaya, Jawa Timur, Rabu (17/4). "Animo warga Surabaya memilih Jokowi-Amin cukup tinggi," kata Whisnu Sakti Buana kepada wartawan di Surabaya.

Untuk itu, lanjut dia, Whisnu yang juga Wakil Wali Kota Surabaya ini menyampaikan ucapan terima kasih kepada warga Surabaya yang telah menggunakan hak pilihnya di Pemilu 2019. "Kami sangat bangga dan salut kepada warga Surabaya. Pemilu di Surabaya juga cukup aman dan kondusif," ujarnya.

Baca Juga

Menurut dia, kemenangan Jokowi-Amin didapat dari perhitungan real count dengan suara masuk sekira 51 persen. "Skor untuk Jokowi-Amin sebesar 71 persen dan Prabowo-Sandi 29 persen," katanya.

Untuk itu, Whisnu berharap perolehan suara PDI Perjuangan di Kota Surabaya juga besar di atas 70 persen dan bisa mengikuti perolehan suara Jokowi-Amin. "Tetapi itu masih belum bisa terlihat karena sampai detik ini baru 10 persen suara yang masuk. Kita tunggu saja," katanya.

Sementara itu, informasi yang diperoleh dari Desk Pemilu di Kota Surabaya menyebutkan bahwa perolehan suara pasangan Jokowi Amin sebesar 71,83 persen dan Prabowo-Sandi 28,17 persen. Perhitungan suara tersebut berdasarkan data yang sudah masuk sekitar 4.400 TPS atau 54 persen.

 

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA