Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Acara Syukur Kemenangan Batal Digelar di Monas, Ini Kata BPN

Jumat 19 Apr 2019 00:09 WIB

Red: Andri Saubani

Pendukung pasangan Capres-Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno meluapkan kegembiraannya seusai deklarasi kemenangan Pilpres 2019 di kediaman Prabowo, di Kertanegara, Jakarta, Kamis (18/4/2019).

Pendukung pasangan Capres-Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno meluapkan kegembiraannya seusai deklarasi kemenangan Pilpres 2019 di kediaman Prabowo, di Kertanegara, Jakarta, Kamis (18/4/2019).

Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso
BPN Prabowo-Sandi memindahkan acara syukur kemenangan ke kediaman Prabowo.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi memindahkan acara Syukur Indonesia Kemenangan,yang awalnya akan berlangsung di Masjid Istiqlal dan Monas Jakarta, Jumat (19/4/2019), ke kediaman Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara 4 Jakarta. Pemindahan lokasi dengan alasan menghormati kegiatan peringatan Paskah pada hari yang sama.

"Saya infokan pada seluruh masyarakat Indonesia, acara yang awalnya dilaksanakan di Masjid Istiqlal dan Monas, dipindahkan ke tempat ini, di kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara 4," kata Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandi, Slamet Maarif di Jalan Kertanegara 4, Jakarta, Kamis (18/4).

Dia mengatakan acara pada Jumat (19/4) tersebut dimulai dengan shalat Jumat berjamaah di masjid sekitar Kertanegara yaitu Masjid Al Azhar dan Masjid Attaqwa setelah itu kumpul di Kertanegara 4. Slamet mengatakan, acara tersebut akan dilanjutkan dengan membaca Surat Yasin bersama dalam rangka nisfu sya'ban, munajat, berdoa dan selawat bersama.

"Kami akan undang capres-cawapres 02, ulama-ulama, pimpinan Koalisi Indonesia Adil dan Makmur, tokoh agama lain akan hadir dan berorasi syukur atas kemenangan Indonesia," ujarnya.

Slamet menjelaskan, salah satu pertimbangan acara tersebut dipindahkan karena Jumat (19/4/2019) adalah bersamaan dengan perayaan Paskah dan BPN Prabowo-Sandi menghormatinya. Menurut dia, BPN Prabowo-Sandi khawatir, jika acara itu tetap dilakukan di Masjid Istiqlal dan Monas, acara Paskah akan terganggu sehingga dipindahkan ke kediaman Prabowo.

"Atas petimbangan itu, kami pindah agar tetap toleransi dan ibadah mereka tidak terganggu. Itu salah satu pertimbangan yang diputuskan tadi sore," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA