Kamis, 18 Safar 1441 / 17 Oktober 2019

Kamis, 18 Safar 1441 / 17 Oktober 2019

Kiai Sepuh Sayangkan Klaim Amien Rais 02 Menang di Jatim

Sabtu 20 Apr 2019 02:07 WIB

Red: Andri Saubani

Puluhan Kiai Sepuh se-Jawa Timur berkumpul di Rumah Ketua PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di perumahan The Gayungsari, Surabaya, Jumat (19/4). Mereka bertemu untuk menyikapi dinamika politik setelah digelarnya pemilihan presiden dan pemilihan legislatif 2019.

Puluhan Kiai Sepuh se-Jawa Timur berkumpul di Rumah Ketua PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di perumahan The Gayungsari, Surabaya, Jumat (19/4). Mereka bertemu untuk menyikapi dinamika politik setelah digelarnya pemilihan presiden dan pemilihan legislatif 2019.

Foto: Dadang Kurnia/Republika
Beredar viral video pernyataan Amien Rais bahwa Prabowo-Sandi menang di Jatim.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Sejumlah kiai sepuh Jawa Timur menyayangkan pernyataan Amien Rais di video yang tersebar di media sosial. Pernyataan Amien yang disayangkan terkait hasil Pemilihan Presiden 2019 di Jatim dimenangkan oleh pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Terus terang kami menyayangkan pernyataan Pak Amien Rais yang viral di media sosial itu," ujar Ketua PBNU Saifullah Yusuf usai menggelar pertemuan dengan kiai-kiai sepuh di kediamannya di kawasan Gayungsari Surabaya, Jumat (19/4).

Menurut dia, seharusnya Amien Rais tidak terlebih dahulu mengeluarkan pernyataan tergesa-gesa sebelum ada pengumuman resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI. Di media sosial beredar potongan video bedurasi 1,31 menit yang memperlihatkan Amien Rais mengatakan adanya hasil real count tiga lembaga terakreditasi Bawaslu yang menurut dia perolehan Prabowo-Sandi di Jawa Timur unggul dibandingkan Jokowi-Maruf Amin.

Para kiai, kata dia, berharap Amien Rais bisa segera mengoreksi dan menunggu seluruh proses penghitungan suara di KPU. Tujuannya, demi menghindari timbulnya kegaduhan lebih jauh.

"Tadi saat pertemuan dengan kiai-kiai juga disinggung dan sangat menyayangkan pernyataan Pak Amin Rais itu," kata wakil gubernur Jatim periode 2009-2019 tersebut.

Sementara itu, pertemuan tersebut dihadiri beberapa kiai sepuh, antara lain pengasuh pesantren Lirboyo Kediri KH Abdullah Kafabihi Mahrus, pengasuh pesantren Miftachussunnah Surabaya KH Miftahul Ahyar, pengasuh pesantren Ploso Kediri KH Zainuddin Djazuli dan KH Nurul Huda Djazuli. Kemudian, pengasuh pesantren Sidogiri Pasuruan KH Nawawi Abdul Djalil, pengasuh pesantren Salafiyah Pasuruan KH Idris Hamid, pengasuh pesantren Al-Ihsan Jrangoan, Sampang KH Mahrus Malik serta sejumlah kiai sepuh lainnya.



sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA