Sabtu, 20 Ramadhan 1440 / 25 Mei 2019

Sabtu, 20 Ramadhan 1440 / 25 Mei 2019

Prabowo Malam Ini Gelar Pertemuan Parpol Koalisi dan Ulama

Selasa 23 Apr 2019 21:08 WIB

Red: Andri Saubani

Calon Presiden Nomor Urut 02 Prabowo Subianto menyampaikan pidato di hadapan pendukungnya di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta, Jumat (19/4).

Calon Presiden Nomor Urut 02 Prabowo Subianto menyampaikan pidato di hadapan pendukungnya di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta, Jumat (19/4).

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Pertemuan digelar di kediamannya di Jalan Kertanegara IV, Jakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto malam ini menggelar pertemuan dengan pimpinan partai Koalisi Indonesia Adil dan Makmur beserta para ulama. Pertemuan digelar di kediamannya di Jalan Kertanegara IV, Jakarta.

"Malam ini akan ada pertemuan dengan tokoh-tokoh berbagai elemen misalnya beberapa tamu kolega lama Letjen TNI (Purn) Djamari Chaniago dan Said Didu. Selain itu ada dari koalisi, para ulama, dan tokoh nasional," kata Direktur Materi dan Debat BPN Prabowo-Sandi, Sudirman Said di Jalan Kertanegara IV, Jakarta.

Baca Juga

Sudirman mengatakan, pembahasan bersama para tokoh itu membahas perkembangan pascapencoblosan dan pihaknya fokus dengan adanya dugaan kecurangan yang terjadi dimana-mana. Sudirman mengatakan, pertemuan itu memberikan informasi perkembangan kepada Prabowo karena suasana di masyarakat bawah bahwa ada perasaan mereka tercederai adanya dugaan kecurangan pemilu.

"Karena gegap gempitanya kampanye tidak terkonversi dalam suara meskipun kita mengatakan mari tunggu semuanya," ujarnya.

Sudirman mengatakan akibat masifnya kecurangan yang terjadi di mana-mana, maka mulai ada tokoh-tokoh independen, tokoh masyarakat sipil yang mengusulkan dibentuk Tim Pencari Fakta (TPF). Usulan itu menurut dia cukup adil karena kita ingin ada pihak ketiga yang memverifikasi adanya dugaan kecurangan seberapa massif agar hasil Pemilu benar-benar dipercaya masyarakat.

"Dan kami menyambut baik, malah kami mendorong agar masyarakat sipil mengonsolidasikan itu. Karena kita ini kurang kekuatan pihak ketiga dan kami sangat senang bekerjasama jika tim itu dibentuk," katanya.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA