Tuesday, 16 Safar 1441 / 15 October 2019

Tuesday, 16 Safar 1441 / 15 October 2019

ABJ: Persahabatan Jokowi dan Prabowo tak akan Putus

Selasa 21 May 2019 23:30 WIB

Rep: Rizkyan Adiyudha/ Red: Bayu Hermawan

Prabowo Subianto dan Jokowi.

Prabowo Subianto dan Jokowi.

Foto: AP
ABJ meminta seluruh komponen kembali bersatu setelah keluarnya putusan KPU.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengumumkan hasil rekapitulasi nasional pilpres 2019, dan menetapkan pasangan Capres Jokowi dan Cawapres Maruf Amin menjadi pemenangan. Kemenangan Jokowi atas Prabowo terpaut selisih 11 persen.

Ketua Umum Arus Bawah Jokowi, Michael Umbas menyampaikan ucapan selamat atas kemenangan Jokowi-Maruf. Menrutunya, kemenangan ini adalah kemenangan rakyat, Pancasila, NKRI dan Bhinneka Tinggal Ika. "Kemenangan Jokowi-Ma'ruf pada Pilpres 2019 tentu sangat bermakna penting bagi Indonesia, yakni ketika Pancasila sebagai Ideologi negara ikut diuji dan terancam disingkirkan oleh ideologi lain," katanya, Selasa (21/5).

Umbas melanjutkan, bagi relawan wajar jika Jokowi-Marif mendapat 55,50 persen suara di Pilpres 2019. Mengingat suara Jokowi-Maruf banyak tergerus oleh hoaks dan fitnah saat masa kampanye. "Kemenangan yang lahir sebagai buah dari peluh, segala jerih lelah dibalut ketegaran dan ketabahan menghadapi berbagai hujatan, hasutan, aneka fitnah dan berbagai ancaman fisik," katanya.

Ia mengatakan, dengan didukung penuh oleh KH Ma'ruf Amin sebagai Wakil Presiden, yang menjadikan dwitunggal Umara dan Ulama, Umara dan Ulama, pihaknya optimistis Indonesia akan semakin maju, sejahtera dan bisa berdiri sejajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia. Selain itu, yang terpenting saat ini adalah bagaimana seluruh komponen bangsa kembali bersatu.

"Saatnya seluruh komponen bangsa kembali bersatu dan membangun Indonesia semakin maju. Kontestasi Pilpres sudah selesai. Mari menatap ke depan demi masa depan rakyat, bangsa, dan negara. Jokowi-Ma'ruf tentu tak akan membeda-bedakan perhatian kepada rakyat. Sebab, keduanya merupakan Presiden dan Wakil Presiden bagi seluruh rakyat Indonesia," ujarnya.

Terkait adanya penolakan dari pihak Prabowo-Sandi atas hasil penghitungan KPU, menurutnya hal itu adalah suatu kewajaran. Sebab, setiap pertandingan tentu menyisakan kekecewaan bagi mereka yang kalah.

"Meski begitu, kami berharap Prabowo-Sandi tak larut dalam kesedihan mendalam. Ingat, Pak Jokowi pernah sampaikan bahwa rantai persahabatan beliau dengan Prabowo-Sandi tidak akan pernah terputus," katanya.

Seperti diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengumumkan hasil rekapitulasi nasional penghitungan suara Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019, Selasa 21 Mei 2019. Pasangan 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin (Jokowi-Ma'ruf) meraih 85.607.362 suara atau 55,50 persen. Sementara itu pasangan 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (Prabowo-Sandi) memperoleh 68.650.239 suara atau 44,50 persen.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA