Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

Demo di Bawaslu, Massa Lempari Molotov dan Petasan ke Polisi

Rabu 22 May 2019 20:35 WIB

Rep: Arif Satrio Nugroho/ Red: Bayu Hermawan

Demonstran menggelar Aksi 22 Mei di depan gedung Bawaslu, Jakarta, Rabu (22/5/2019). Aksi unjuk rasa itu dilakukan menyikapi putusan hasil rekapitulasi nasional Pemilu 2019.

Demonstran menggelar Aksi 22 Mei di depan gedung Bawaslu, Jakarta, Rabu (22/5/2019). Aksi unjuk rasa itu dilakukan menyikapi putusan hasil rekapitulasi nasional Pemilu 2019.

Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso
Situasi unjuk rasa kembali di depan Gedung Bawaslu kembali memanas pada Rabu malam.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Situasi aksi unjuk rasa kembali di depan Gedung Bawaslu kembali memanas pada Rabu (22/5) malam. Sekitar pukul 20.15 WIB, massa aksi beberapa kali melemparkan bom molotov dan petasan ke arah kepolisian yang berjaga di Jalan MH Thamrin, arah Bundaran HI.

Keadaan ini membuat ketegangan di lokasi kembali muncul. Para koordinator massa tampak tak mampu lagi membendung ketegangan daei pihak massa. Sejumlah polisi tampak luka-luka dan digotong personel lainnya.

Pantauan Republika.co.id, tak berselang lama, sekira pukul 20.20 WIB, petasan diledakkan secara bertubi-tubi selama beberapa menit. Gas air mata pun  ditembakkan pihak kepolisian.  Polisi beberapa kali memperingatkan agar warga sipil, termasuk para jurnalis meninggalkan lokasi.

Polisi melalui pengeras suaranya juga mengimbau warga agar segera meninggalkan lokasi.  Hingga pukul 20.33 WIB, kepolisian masih berusaha menekan massa agar tenang. Namun kerusuhan masih belum bisa diredam. Petasan tetap ditembakkan ke arah MH Thamrin yang mengarah ke Bundaran HI. Asap membubung tinggi di Jalan Thamrin.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA