Senin, 14 Syawwal 1440 / 17 Juni 2019

Senin, 14 Syawwal 1440 / 17 Juni 2019

BPN Ajukan Gugatan ke MK Besok

Kamis 23 Mei 2019 12:41 WIB

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Teguh Firmansyah

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade, di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Ahad (17/3).

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade, di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Ahad (17/3).

Foto: Ronggo Astungkoro/Republika
Batas akhir waktu untuk mengajukan gugatan ke MK yakni pada Jumat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Juru Bicara (Jubir) Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade mengatakan, tim hukum BPN baru akan mengajukan gugatan sengketa Pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK) pada Jumat (24/5) besok. Andre mengakui saat ini tim hukum masih rapat terkait hal tersebut.

Baca Juga

"Karena udah dikoordinasikan ke MK bisa batasnya sampai besok. Hari ini masih rapat," kata Andre saat dikonfirmasi, Kamis (23/5).

Andre mengatakan, informasi tersebut ia peroleh langsung dari koordinator tim hukum Rikrik Rizkiyana. Sementara itu, Republika.co.id, telah mencoba menghubungi Irma Putra Sidin, salah satu pengacara yang ditunjuk menjadi bagian tim hukum BPN. Namun tidak ada jawaban.

Sebelumnya Koordinator Juru Bicara BPN Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan bahwa sejak kemarin tim hukum tengah mempersiapkan berkas yang akan disampaikan ke MK besok. Pasalnya batas akhir waktu gugatan MK terakhir pada Jumat (24/5). "Sekalian besok (hari ini) semua file sudah disiapkan," ujarnya, Kamis (23/5).

Sementara itu, Juru Bicara Mahkamah Konstitusi (MK), Fajar Laksono, mengatakan pendaftaran gugatan sengketa hasil pemilu (PHPU) untuk pilpres ditunggu hingga Jumat (24/5) pukul 24.00 WIB. Pihak BPN Prabowo-Sandiaga Uno berencana mendaftarkan gugatan tersebut pada Kamis (23/5) atau hari ini.  

"Pendaftaran gugatan PHPU pilpres masih ditunggu hingga pukul 24.00 WIB,  Jumat," ujar Fajar saat dikonfirmasi, Kamis siang.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA