Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Polres Karawang Musnahkan 15.300 Botol Miras

Jumat 03 May 2019 16:46 WIB

Rep: Ita Nina Winarsih/ Red: Reiny Dwinanda

Sebuah alat berat, sedang memusnahkan ribuan botol miras hasil razia pekat yang dilakukan jajaran Polres Karawang, Jumat (3/5).

Sebuah alat berat, sedang memusnahkan ribuan botol miras hasil razia pekat yang dilakukan jajaran Polres Karawang, Jumat (3/5).

Foto: dok. Humas Polres Karangan
Polres Karawang memusnahkan 15.300 botol miras hasil sitaan selama sebulan terakhir.

REPUBLIKA.CO.ID, KARAWANG -- Sedikitnya 15.300 botol miras berbagai merek dimusnahkan jajaran Polres Karawang, Jawa Barat. Tak hanya miras botolan, miras dengan jenis ciu yang jumlahnya mencapai ratusan liter juga turut dimusnahkan dengan disaksikan oleh jajaran forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) setempat.

Kapolres Karawang AKBP Nuredy Irwansyah Putra mengatakan, ribuan botol miras dan ratusan liter ciu dalam kemasan plastik itu berasal dari hasil razia selama sebulan terakhir. Miras berbagai merek itu dimusnahkan menjelang Ramadhan untuk menekan angka peredaran miras.

"Hari ini kami memusnahkan miras dengan alat berat supaya hancur dan tidak digunakan lagi," ujar Nuredy, kepada wartawan, Jumat (3/5).

Baca Juga

photo
Sebuah alat berat, sedang memusnahkan ribuan botol miras hasil razia pekat yang dilakukan jajaran Polres Karawang, Jumat (3/5).

Menurut Nuredy, peredaran miras di wilayah Karawang ini cukup tinggi. Tak heran jika dalam sebulan operasi penyakit masyarakat, anggota Sat Narkoba mampu menyita 15.300 botol miras dari sejumlah lokasi penjualan, termasuk kios jamu dan lokalisasi.

"Jangan sampai ibadah umat Islam terganggu akibat efek yang ditimbulkan dari penyakit masyarakat (pekat)," ujarnya.

Nuredy mengatakan, jajarannya akan terus mengintensifkan razia, terutama selama bulan Ramadhan. Tak hanya miras, operasi pekat juga menyasar pedagangnya. Menurut Nuredy, mereka tidak ditahan, namun dibina dan dikenakan sanksi tindak pidana ringan (tipiring).

"Kami harap mereka jera dan tidak lagi berjualan miras," ujar Nuredy.

Sementara itu, Kasat Pol PP Kabupaten Karawang, Asip Suhendar mengatakan, saat ini pihaknya bersama tim dari kepolisian mengintensifkan razia penyakit masyarakat. Sasarannya adalah peredaran miras dan praktik prostitusi.

"Kami sudah menyisir sejumlah wilayah, seperti Karawang kota, Cikampek, sampai Cilamaya untuk merazia miras," ujar Asip.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA