Sunday, 18 Zulqaidah 1440 / 21 July 2019

Sunday, 18 Zulqaidah 1440 / 21 July 2019

BW Apresiasi Jawaban Bawaslu di Sidang MK

Rabu 19 Jun 2019 07:20 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Ketua tim hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Bambang Widjojanto (kiri) selaku pemohon mengikuti sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019 di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Selasa (18/6/2019).

Ketua tim hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Bambang Widjojanto (kiri) selaku pemohon mengikuti sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019 di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Selasa (18/6/2019).

Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Sebagian besar keterangan yang disampaikan dinilai telah menjawab permohonan 02.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua tim hukum Prabowo-Sandiaga, Bambang Widjojanto mengapresiasi sikap badan pengawas pemilu (Bawaslu) pada persidangan lanjutan sengketa perolehan hasil pemilihan umum (PHPU) Selasa (18/6).

Baca Juga

Sebagian besar keterangan yang disampaikan Bawaslu dinilai telah menjawab permohonan kualitatif yang dipersoalkan tim hukum 02.

"Yang katanya itu link berita itu dijawab semua loh sama Bawaslu. Jadi saya ingin mengatakan Bawaslu luar biasa dalam konteks itu," kata Bambang usai sidang kemarin.

Bambang menambahkan, bukti-bukti tautan berita yang oleh kubu tim hukum Jokowi-Ma'ruf tidak dibenarkan, diperiksa oleh Bawaslu satu-satu dan diberikan jawabannya. Ia menilai langkah tersebut sudah sangat tepat.

Namun ada demikian ada sejumlah catatan yang juga Bambang soroti. Bambang mempertanyakan temuan-temuan oleh Bawaslu yang tidak ditindaklanjuti oleh penegakan hukum terpadu (Gakumdu).

"Itu sebenarnya membuktikan sesuai dengan permohonan kita, permohonan kami, yang menyatakan ada yang disebut dengan diskriminasi law enforcers treatment di sebagaian aparat penegak hukum," tegas Bambang.

Selain itu Bambang juga mengkritisi keterangan Bawaslu terkait daftar pemilih tetap (DPT). Ia menilai banyak yang belum dijawab tuntas oleh Bawaslu.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA