Jumat, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

Jumat, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

Menhan Minta Polisi Pertimbangkan Kasus Kivlan

Rabu 19 Jun 2019 13:04 WIB

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Teguh Firmansyah

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu (tengah).

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu (tengah).

Foto: Antara/M Risyal Hidayat
Menhan menilai, Kivlan bagaimanapun memiliki jasa bagi negara saat aktif di TNI.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengaku tidak bisa mengintervensi persoalan hukum tersangka dugaan makar kivlan zen . Namun, Ryamizard berharap aparat kepolisian kembali mempertimbangkan proses hukum terhadap Kivlan.

Ryamizard mengungkap demikian, menyusul adanya permohonan perlindungan hukum dan penangguhan penahanan untuk mantan Kepala Staf Kostrad ABRI itu.

"Saya sudah bisik-bisiklah dengan temen temen polisi coba dipertimbangkan lagilah. Saya kan cuma (minta) mempertimbangkan, bukan enggak boleh dihukum, enggak, pertimbangkan," kata Ryamizard di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/6).

Ryamizard mengatakan, biar bagaimana pun Kivlan memiliki jasa bagi negara saat aktif di TNI. "Pertimbangan banyaklah, ada jasanya, segala macam, begitu ya." kata Ryamizard lagi.

Namun Ryamizard menyadari, tidak dalam posisi bisa mencampuri proses hukum Kivlan. Meski ia mengaku memiliki kedekatan dengan Kivlan Zen. "Itu senior saya loh, baik, sangat baik dengan saya, saya hargai dia minta tolong saya. Tapi ingat ya, masalah hukum, masalah politik tidak (bisa) saya (intervensi)," kata Ryamizard.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA