Senin, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Senin, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

PKB Ingin Menteri Pendidikan Diisi Kader NU

Selasa 25 Jun 2019 18:50 WIB

Rep: Arif Satrio Nugroho/ Red: Andri Saubani

Konsolidasi Caleg PKB. Presiden Joko Widodo (tengah) menyalami undangan saat Haul ke-9 Gus Dur dan Konsolidasi Caleg PKB Pemilu 2019 di Jakarta, Senin (17/12).

Konsolidasi Caleg PKB. Presiden Joko Widodo (tengah) menyalami undangan saat Haul ke-9 Gus Dur dan Konsolidasi Caleg PKB Pemilu 2019 di Jakarta, Senin (17/12).

Foto: Republika/ Wihdan
PKB mengulas 'jasa' partai memenangkan Jokowi di Pilpres 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menginginkan menteri di bidang pendidikan diisi kader Nahdlatul Ulama (NU). Keinginan itu diharapkan terwujud bila pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin resmi dinyatakan sebagai pemenang Pilpres 2019.

"Ya (menteri bidang) pendidikan. Keinginan kita Menristekdikti, Mendikbud satu kesatuan. Tidak pisah-pisah ngurusnya dari dasar sampai perguruan tinggi," kata Ketua Fraksi PKB Cucun Ahmad Syamsurijal di Kompleks Parlemen RI, Jakarta, Selasa (25/6).

Dalam kabinet Joko Widodo saat ini, menteri yang mengurusi pendidikan yakni Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, serta Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan tinggi. Cucun pun mengulas 'jasa' PKB di bawah kepemimpinan Muhaimin Iskandar dalam upaya pemenangan Jokowi. Menurut Cucun, PKB berperan besar dalam melakukan counter isu identitas yang dianggap menyerang Jokowi.

"Kemarin Pak Jokowi itu harus menghadapi serangan bagaimana dari kelompok yang mengatasnamakan Islam kanan, menyerang, kan bentengnya kelihatan, ada di tengah ya, ada NU dan PKB yang bisa membantu meng-counter itu, yang kalau tidak di-counter, berat juga," kata dia.

Sementara untuk posisi menteri yang diincar, menurut Cucun, PKB dan NU akan konsentrasi di bidang pendidikan untuk menerapkan kualitas kesejahteraan umat. Cucun menyebut, banyak ahli yang memberikan penilaian tentang adanya arah yang salah dalam pendidikan tinggi. Menurut dia, pembinaan kualitas ideologi atau karakter building nya juga salah asuh.

"Makanya kemarin kita apresiasi Pak Natsir (M Natsir Menristekdikti) memimpin pendidikan tinggi itu mampu mengarahkan," ujarnya.

Namun, Cucun menyerahkan keputusan menteri kepada Presiden Jokowi. Sebagai partai pengusung, kata dia, tak ada yang salah bila PKB mengungkapkan harapannya.

Baca Juga

"Ya kita berkeinginan dari NU dapat bagian, PKB dapat bagian, itu kan keinginan," ujarnya.

Untuk periode ini, Mendikbud diisi oleh Muhadjir Effendy, yang diketahui sebagai tokoh yang mewakili elemen organisasi Muhammadiyah. Sementara, Menristekdikti M Natsir disebut sebagai keterwakilan NU.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA