Minggu, 14 Ramadhan 1440 / 19 Mei 2019

Minggu, 14 Ramadhan 1440 / 19 Mei 2019

Menpora Ingin Ada Kampung Bahasa Arab

Sabtu 06 Apr 2019 05:55 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Siswa siswi TK Islam Nurusysyifaa Jakarta sedang belajar menulis huruf arab, Jum’at (16/10).

Siswa siswi TK Islam Nurusysyifaa Jakarta sedang belajar menulis huruf arab, Jum’at (16/10).

Foto: Republika/Darmawan
Di Kediri sudah ada Kampung Bahasa Inggris

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menpora Imam Nahrawi menerima Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Mahasiswa Bahasa Arab se-Indonesia (ITHLA), Jumat (5/4) pagi. Menpora memotivasi aktivitas para anggota. Menurut dia, suatu hari harus ada Kampung Bahasa Arab seperti di Kediri yang sudah terdapat kampung Bahasa Inggris.q

 "Yang penting lagi adalah dengan bahasa Arab dan perangkat lainnya diharapkan lebih memahami substansinya, sehingga memahami Alquran menjadi benar dan pengamalannya menjadi benar dan baik ditengah masyarakat. Kedepan harus ada Kampung Bahasa Arab, seperti di Pare Kediri ada Kampung Bahasa Inggris," ucap Menpora. 

Ketua Umum ITHLA M Fikri Ghifari melaporkan perkembangan kegiatan dan program kerja serta sebagai bagian organisasi kepemudaan ingin bersinergi dengan Kemenpora. 

Ada program unggulan yang ditahun ke-6 sejak berdiri pada tahun 2012 untuk ditingkatkan. Program itu antara lain  pengabdian masyarakat dengan terjun ke daerah-daerah untuk memberikan inspirasi tentang pentingnya bahasa Arab guna meningkatkankan pemahaman keberagaman khususnya bagi pemeluk agama Islam.

Selain itu, ITHLA terus menjalin jaringan di kawasan Asia Tenggara dengan program memberangkatkan para mahasiswa terseleksi untuk mengajar diberbagai perguruan tinggi. Untuk tahun ini, tanggal 6-7 April ini seleksi dilakukan di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, yang selanjutnya diberangkatkan pada tanggal 8 ke Malaysia dan Thailand untuk mengajar selama dua pekan.a

"Kami terus membuka jaringan di berbagai Perguruan Tinggi di ASEAN. Diharapkan nantinya dapat terbentuk organisasi tingkat ASEAN. Kali ini akan diberangkatkan ke Kedah dan Trengganu di Malaysia dan Pattani Thailand," kata Fikri.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA