Tuesday, 19 Rajab 1440 / 26 March 2019

Tuesday, 19 Rajab 1440 / 26 March 2019

SD Muhammadiyah 1 Ketelan Punya Bank Sampah

Sabtu 05 Jan 2019 01:54 WIB

Rep: Andrian Saputra/ Red: Gita Amanda

Petugas saat memilah sampah di Bank Sampah Dipo Sentral Tebet, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (10/4).

Petugas saat memilah sampah di Bank Sampah Dipo Sentral Tebet, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (10/4).

Foto: Republika/Putra M. AkbarRepublika/Putra M. Akbar
Siswa diajak untuk bersedekah sampah yang bisa didaur ulang.

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo kini mempunyai bank sampah. Bank sampah tersebut dikelola oleh sekolah untuk membudayakan program peduli lingkungan dan kebersihan di sekitar sekolah. Siswa diajak untuk bersedekah sampah yang bisa didaur ulang atau dimanfaatkan untuk kerajinan.

Humas SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo, Jatmiko, mengatakan fokus utama dari program ini mendukung sekolah Adiwiyata atas Binaan Dinas Lingkungan Hidup Kota Solo sejak tahun 2018 sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan hidup. Hasil dari kegiatan salah satunya adalah mengajak bijak mengelola sampah juga membuat tiap kelas memiliki kas yang bisa dicairkan dua bulan sekali.

"Jumlah siswa kita sebanyak 810 dan didukung guru karyawan sejumlah 64 serta menggalakkan gerakan tak membuang sampah sembarangan," kata humas SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo, Jatmiko dalam rilis yang diterima Republika.co.id pada Jum'at (4/1).

Diharapkan keberadaan bank sampah tersebut  bisa bermanfaat bagi  siswa sehingga bisa  mengaplikasikannya di lingkungan  tempat  tinggal. “Dengan bekas koran, bisa dimanfaatkan buat gunung-gunung, laut, pemandangan yang indah, botol-botol bisa untuk kegiatan hidroponik, halaman rumah sempit tak masalah, Sedangkan sampah-sampah organik bisa diolah jadi kompos, " katanya.

Salah satu siswa, Muhammad Haris mengatakan kegiatan setor sampah tersebut amat bermanfaat untuk anak didik. "Senang sekali aku, sambil mengamalkan hadis riwayat Ahmad, kebersihan itu sebagian dari iman, semoga kegiatan ini bisa bermanfaat di kemudian hari," kata Haris.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA