Selasa, 19 Rajab 1440 / 26 Maret 2019

Selasa, 19 Rajab 1440 / 26 Maret 2019

Muhammadiyah Kupang Deklarasikan Pemilu Damai

Senin 07 Jan 2019 22:58 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Ilustrasi pemilihan umum (Pemilu)

Ilustrasi pemilihan umum (Pemilu)

Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal
Masyarakat diimbau menggunakan hak pilih.

REPUBLIKA.CO.ID, KUPANG - Organisasi Pemuda Muhammadiyah Kota Kupang mengelar Deklarasi Pemilu Damai dan Sosialisasi Pemilu Bagi Pemilih Pemula menyambut Pemilu 2019 pada April mendatang. Acara deklarasi itu dihadiri oleh sejumlah mahasiswa,organisasi kepemudaan di Kota Kupang, para pelajar yang sudah mempunyai hak suara serta sejumlah organisasi mahasiswa di kota itu.

"Kami mengajak para pemilih pemula di NTT, khususnya di Kota Kupang untuk jangan menyia-nyiakan kesempatan yang ada untuk memilih wakil rakyat dan pemimpin bangsa ini," kata Ketua Panitia acara Deklarasi Pemilu Damai dan Sosialisasi Pemilu Bagi Pemilih Pemula Saleh Muhammad.

Dia juga mengajak agar para pemilih pemula harus mencoblos dengan hati nuraninya dan tak salah menggunakan hak pilihnya. "Jangan golput saat Pemilu nanti. Gunakan hak pilih dengan sesuai dengan hati nurani," kata dia.

Saleh mengatakan pihaknya sengaja menggelarnya untuk mengajak masyarakat di Kota Kupang tidak terpengaruh dengan berbagai isu perpecahan yang disebar oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab jelang Pemilu. Dia menginginkan agar toleransi yang sudah terjalin baik di NTT ini tetap terjaga. Dirinya mengatakan para pemuda di Kota Kupang akan menjadi garda terdepan untuk menangkal berbagai hal yang mencoba merusak persaudaraan yang terjalin di NTT ini.

Sementara itu Ketua Pemuda Muhammadiyah Cabang Kupang Abdul Syukur berharap agar pada Pemilu 2019 ini mahasiswa yang berkartu identitas dari luar Kota Kupang diberikan kesempatan juga untuk mencoblos."Oleh karena itu kami berharap agar pemerintah bisa memberikan kelonggaran kepada mahasiswa ntuk menggunakan hak pilihnya, tanpa dipersulit dengan administrasi lainnya, seperti harus ber-KTP sesuai domisili," ujarnya.

Sumber : antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA