Tuesday, 20 Zulqaidah 1440 / 23 July 2019

Tuesday, 20 Zulqaidah 1440 / 23 July 2019

Mahasiswa UMM Didorong Jadi Pengusaha Properti

Selasa 05 Mar 2019 17:14 WIB

Rep: Wilda Fizriyani/ Red: Gita Amanda

Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan BTN mengadakan kegiatan talkshow sekaligus penandatanganan kerjasama di Hall Dome UMM, Malang, Selasa (5/3).

Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan BTN mengadakan kegiatan talkshow sekaligus penandatanganan kerjasama di Hall Dome UMM, Malang, Selasa (5/3).

Foto: Republika/Wilda Fizriyani
Menurut BTN permintaan perumahan tiap tahun terus naik sebesar 400 ribu unit.

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) didorong untuk menjadi pengusaha properti di masa depan. Hal ini diungkapkan Direktur Strategy, Compliance, & Risk, BTN Pusat, R Mahelan Praba dalam acara talkshow di Dome UMM, Malang, Selasa (5/3).

Baca Juga

Mahelan mengatakan, backlog atau kesenjangan antara jumlah rumah terbangun dengan yang dibutuhkan rakyat masih cukup tinggi. Hal ini ditunjukan oleh data Badan Pusat Statistik (BPS). Data tersebut menyebut jumlah angka backlog perumahan mencapai 11,4 Juta kepala keluarga pada 2015.

Sementara menurut data BTN, permintaan perumahan tiap tahun terus naik sebesar 400 ribu unit. Sementar jumlah pengembang perumahan masih tidak begitu banyak. “Di Indonesia sendiri, yang memilih berprofesi sebagai entrepreneur properti jumlahnya hanya berada di angka 3,1 persen dari jumlah penduduk Indonesia,” kata Mahelan.

Saat ini di Singapura, lanjutnya, sudah menyentuh angka tujuh persen. Kemudian untuk Cina sendiri sudah lebih dari 10 persen.

Melihat data tersebut, Mahelan berpendapat,  ini akan menjadi peluang yang besar. Mahasiswa, disebutnya, bukan hanya berpeluang menjadi pengusaha properti tapi juga bisa ikut berinvestasi. “Harga tanah terus naik, sementara nilai asset juga terus meningkat,” ungkap Mahelan.

Senada dengan Mahelan, Rektor UMM, Fauzan, juga menyampaikan, literasi tentang properti juga perlu didapatkan oleh mahasiswa. Selain melatih kemandirian, menjadi pengusaha properti punya masa depan cerah.

Fauzan lantas berpesan kepada mahasiswanya agar tidak menjadi sosok biasa-biasa saja. Sebab, Indonesia sudah banyak memiliki manusia-manusia jenis demikian. "Mahasiswa UMM harus menjadi role model mahasiswa yang tidak biasa. Menjadi pemenang di setiap tantangan dan tentunya dapat bermanfaat bagi masyarakat. Salah satunya dengan memimpin di dunia properti,” katanya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA