Sabtu, 19 Rabiul Awwal 1441 / 16 November 2019

Sabtu, 19 Rabiul Awwal 1441 / 16 November 2019

Prodi Kimia UII Raih Akreditasi RSC

Rabu 13 Mar 2019 10:47 WIB

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Dwi Murdaningsih

Universitas Islam Indonesia

Universitas Islam Indonesia

Foto: ahsanology.com
RSC merupakan badan akreditasi paling berpengaruh di dunia.

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- S1 Kimia Universitas Islam Indonesia (UII) jadi program studi kimia pertama di perguruan tinggi swasta yang mendapat akreditasi The Royal Society CHemistry (RSC). RSC merupakan badan akreditasi paling berpengaruh di dunia.

RSC telah mengakreditasi 200 prodi S1 dan S2 kimia perguruan tinggi ternama dunia. Ada University of Oxford, University of Cambridge, Imperial College, dan National University of Singapore.

Di Indonesia, prodi-prodi kimia yang sudah menerima akreditasi RSC seperti Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung dan Universitas Indonesia. Akreditasi RSC yang diterima S1 Kimia UII berlaku lima tahun hingga 2024.

Rektor UII, Fathul Wahid mengatakan, Jurusan Kimia FMIPA telah berdiri sejak 20 Juni 1996. Ketekukan untuk terus mengembangkan diri berbuah manis dengan diraihnya akreditasi A dari BAN PT pada 2018.

"Selama 22 tahun perjalanannya, Kimia UII terus menggali keunggulan pengembangan pembelajaran dan riset bidang kimia guna memperkuat daya saing," kata Fathul, Senin (11/3).

Fathul menekankan, UII tidak cuma menjadi satu dari empat perguruan tinggi yang menerima akreditasi RSC. S1 Kimia UII, menjadi yang pertama dan satu-satunya penerima akreditasi RSC di kalangan perguruan tinggi swasta Indonesia.

Ia menekankan, akreditasi menjadi salah satu kanal internasionalisasi UII selain sertifikasi dan gelar ganda. Ia berharap, akreditasi ini bisa memberikan semacam bukti lulusan UII sudah berkualitas internasional.

Ketua Jurusan Kimia UII, Is Fatimah menuturkan, raihan ini tentu menjadikan Kimia UII memiliki kualitas pendidikan setara universitas-universitas ternama tersebut. Jadi, lulusan yang dihasilkan berkualitas unggul dan siang bersaing.

Ia merasa, banyak keuntungan dari akreditasi internasional. Mulai kemudahan membentuk jejaring dan kolaborasi internasional, diraihnya kepercayaan kepada alumni dan pengguna alumni di pasar kerja global.

Selain itu, ada kesempatan lebih besar untuk menarik mahasiswa asing. RSC juga membantu mempublikasikan perguruan tinggi yang mendapat akreditasi, memberikan monitoring dalam menyusun kurikulum dan menghadirkan dosen tamu berkualitas.

Menurut Is, raihan akreditas ini merupakan hasil kerja cerdas dan konsistensi berkelanjutan segenap civitas akademika Kimia UII. Utamanya, dalam rangka menyempurnakan kualitas pendidikan.

"Di awal 2019 juga, diluncurkan Magister Kimia UII yang menjadi pionir dan satu-satunya program magister bidang kimia di lingkup perguruan tinggi swasta yang ada di Indonesia," ujar Is.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA