Sabtu, 16 Rajab 1440 / 23 Maret 2019

Sabtu, 16 Rajab 1440 / 23 Maret 2019

IIBF Suburkan Cerita Rakyat Indonesia

Rabu 02 Sep 2015 20:25 WIB

Rep: c16/ Red: Damanhuri Zuhri

 Indonesia Book Fair Pengunjung memilih buku-buku yang dijual di salah satu stan pengisi pameran buku Indonesia Book Fair ke-33 di Istora Senayan, Jakarta,

Indonesia Book Fair Pengunjung memilih buku-buku yang dijual di salah satu stan pengisi pameran buku Indonesia Book Fair ke-33 di Istora Senayan, Jakarta,

Foto: Republika/Aditya Pradana Putra

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perhelatan Indonesia International Book Fair (IIBF) yang digelar untuk kedua kalinya oleh Indonesia didaulat sebagai pameran kebudayaan selain juga sebagai pameran buku internasional.

Melalui pameran buku ini, Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kacung Marijan, berharap dapat mendorong penulis-penulis untuk mengeksplorasi banyak cerita rakyat dan cerita asli Indonesia sebagai hasil dari kebudayaan.

"Cerita rakyat dan cerita asli Indonesia akan sangat baik untuk dituangkan di dalam buku dan menjadi salah satu ajang untuk komunikasi dengan budaya dunia," ujar Kacung pada acara pembukaan IIBF di Jakarta Convention Center, Rabu (2/9).

Kacung menilai, pameran buku internasional ini merupakan salah satu bentuk pertukaran kebudayaan dan peradaban. Pertukaran kebudayaan dan peradaban ini akan berjalan baik dengan adanya konvergensi bukan dengan dominasi apalagi perbenturan kebudayaan.

Kacung berharap, pameran buku internasional ini akan mendorong terjadinya konvergensi kebudayaan dan peradaban. Ia juga berharap, Indonesia akan menjadi salah satu aktor utama di dalam terjadinya konvergensi kebudayaan dan peradaban tersebut.

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

 

BERITA LAINNYA