Sunday, 10 Jumadil Awwal 1444 / 04 December 2022

Ini Tiga Syarat yang Wajib Dipenuhi Taksi Daring

Rabu 01 Jun 2016 20:51 WIB

Rep: Muhammad Nursyamsyi/ Red: Ilham

Taksi Online

Taksi Online

Foto: The Business

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menyampaikan tiga syarat yang wajib dipenuhi taksi daring (online) seperti Uber, Grab Car, dan Go-Car.

"Pertama, pengemudi jenis sedan harus SIM A Umum. Ini enggak bisa ditawar. Kalau mikrobus diatas tujuh kursi, B1 Umum," ujarnya saat jumpa pers usai rakor bersama Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan HAM Luhut Binsar Panjaitan, dan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara di Kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (1/6).

Kedua, Jonan katakan kendaraan yang digunakan harus melakukan serangkaian uji KIR. "Undang-undangnya begitu. Kalau enggak lulus KIR harus diulang. Ini ribut bukan karena Uber atau Grab, tapi juga untuk semuanya termasuk Organda," katanya.

Ketiga, ialah STNK. Jonan melanjutkan, angkutan umum haruslah berbadan hukum. "Kalau perusahan terbatas, (STNK-nya) atas nama PT, kalau koperasi lihat saja UU Koperasi-nya bagaimana, tinggal di cek. Prinsipnya kalau enggak penuhi, enggak boleh jalan," katanya menegaskan.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA