Friday, 4 Ramadhan 1442 / 16 April 2021

Friday, 4 Ramadhan 1442 / 16 April 2021

Presiden: TNI-Polri Harus Cepat dengan Kinerja Profesional

Senin 25 Jul 2016 21:33 WIB

Red: M Akbar

Presiden Joko Widodo

Presiden Joko Widodo

Foto: setkab.go.id

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo mengatakan prajurit TNI-Polri harus bersifat cepat dengan kinerja profesional.

"Ke depan persaingan yang terjadi antarnegara, kawasan dan gangguan kambtibmas akan semakin kompleks dari semua segi," kata Presiden Jokowi saat memberikan pembekalan Calon Perwira Remaja (Capaja) TNI-Polri di Gedung Sabang Merauke, Akademi Angkatan Udara, Yogyakarta, Senin (25/7).

Presiden mengatakan kinerja profesional harus dilakukan untuk mengukir prestasi dan mampu menyelesaikan pekerjaan. "Jadilah perwira yang mampu menyelesaikan masalah startegis nasional, global dan internasional," kata Presiden.

Jokowi berharap para Capa dapat menjadi perwira yang berdiri diatas semua golongan dan sebagai pemimpin yang berguna bagi bangsa dan negara.

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan pembekalan Presiden ini dapat dijadikan bekal dalam menjalankan tugas sebagai prajurit.

Gatot juga mengingatkan kepada seluruh Capaja bahwa perintah Presiden merupakan UU yang tidak tertulis. "Ini harus dicamkan. Untuk itu camkan benar, catat, dan laksanakan dalam tugas sehari-hari," kata Gatot.

Panglima TNI menyebut Capaja yang akan dilantik pada Selasa (26/7) berjumlah 720 orang yang terditi dari 420 perwira TNI dan 300 Perwira Ppolri.

Sebanyak 420 perwira TNI ini terdiri dari Akmil (Matra Angkatan Darat) sebanyak 221 perwira, Akademi Angkatan Laut sebanyak 91 perwira dan Akademi Angkatan Udara 108 perwira. Sedangkan dari Akademi Kepolisian terdiri 251 perwira outra dan 49 perwira wanita.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA