Friday, 4 Ramadhan 1442 / 16 April 2021

Friday, 4 Ramadhan 1442 / 16 April 2021

Ini Kesan Pemuka Agama Konghucu Usai Bertemu Raja Salman

Sabtu 04 Mar 2017 06:47 WIB

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Dwi Murdaningsih

Seorang warga keturunan Tionghoa bersembahyang di Kelenteng Xian Ma Makassar. (Ilustrasi)

Seorang warga keturunan Tionghoa bersembahyang di Kelenteng Xian Ma Makassar. (Ilustrasi)

Foto: Antara

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Majelis Tinggi Agama Konghucu (Matakin) Uung Sendana mengapresiasi undangan Raja Salman kepada tokoh lintas agama. Ia berharap, pertemuan dapat menginspirasi tiap manusia untuk hidup berdampingan secara damai.

"Dapat memberikan inspirasi terhadap umat manusia untuk dapat hidup berdampingan," kata Uung kepada Republika.co.id, Jumat (3/3).

Ia menekankan, pelajaran penting yang dapat diambil yaitu sosok Raja Salman yang menegaskan kalau manusia itu sama. Selain itu, tentu ia berharap kedatangan Raja Salman dapat meningkatkan hubungan Indonesia dengan Arab Saudi dari banyak aspek.

Uung turut pula menyampaikan, beberapa tahun lalu umat Islam dan Konghucu sempat menghelat seminar internasional bersama. Ia merasa, itu telah menunjukkan kalau banyak kesamaan Islam dan Konghucu soal nilai-nilai kehidupan.

"Karenanya, kami percaya pertemuan ini membawa dampak besar," ujar Uung.

Selain itu, ia mengucapkan selamat berlibur kepada Raja Salman di Bali, dan menitipkan salam kepada masyarakat Arab Saudi. Tapi, ia mengaku salah satu kesan mendalam dari pertemuan tadi, saat Presiden Joko Widodo menjadi moderator.

"Jadi, beliau memanggil satu-persatu tokoh agama, disebutkan nama-namanya satu persatu, itu jadi kesan tersendiri," kata Uung.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA