Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Rudiantara Ungkap Empat Fokus Program Kemenkominfo di 2019

Ahad 06 Jan 2019 04:20 WIB

Rep: Inas Widyanuratikah/ Red: Muhammad Hafil

Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara

Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara

Foto: Republika TV/Surya Dinata
Network harus ada di mana-mana.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyatakan tahun 2019, kementerian yang dipimpinnya akan fokus dalam empat program di bidang komunikasi dan informatika. Fokus pertama adalah menyelesaikan Palapa Ring yang kini hampir 100 persen rampung.

"Palapa Ring Barat dan Tengah kan sudah selesai, kita akan mengintegrasikan (dengan Paket Timur), targetnya 2019 pertengahan tahun," kata Rudiantara, Rabu (2/1) dikutip dari laman Kemenkominfo.

Menurut dia, pembangunan Palapa Ring merupakan upaya untuk pemerataan akses telekomunikasi di seluruh Indonesia. Hal ini sebagai bentuk kerja sama antara operator dengan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti).

Rudiantara menyatakan jaringan akses telekomunikasi dan internet harus merata di seluruh Indonesia. Adapun pemanfaatan utamanya untuk sektor pendidikan, kesehatan dan pertahanan. 

"Network ini harus ada di mana-mana. Di masa mendatang, hal itu juga dikhususkan menyasar sektor pendidikan, kesehatan, keamanan, dan pertahanan," kata dia.

Sementara itu, fokus kedua Kemenkominfo menurut Rudiantara adalah membangun satelit sendiri agar seluruh Indonesia bisa terhubung. Upaya itu telah dimulai dengan membuka lelang untuk pengadaan satelit. Targetnya jaringan telekomunikasi dan internet di Indonesia akan ditopang denan jaringan kabel serat optik Palapa Ring dan satelit multifungsi. 

"Sekarang lagi proses. kuartal pertama kita tentukan siapa pemenangnya. Satelit ini kita baru punya 2022. Tapi kita tidak nunggu satelit itu, kita akan sewa dulu punya orang yang karakteristiknya sama," kata dia menjelaskan.

Fokus ketiga, Rudiantara menyebutkan pihaknya akan mendorong kerja sama dengan Kementerian Perindustrian agar masyarakat bisa punya smartphone dengan fitur bagus dengan harga terjangkau. "Dari segi device, ke depannya ponsel murah dan bagus buatan Indonesia akan lebih banyak, yang harganya di bawah sejuta," ujar dia.

Mengenai fokus keempat, berkaitan dengan upaya mendorong kehadiran Decacorn. Startup digital yang memiliki valuasi diatas USD10 Miliar. "Secepatnya pertengahan tahun depan akan ada decacorn di Indonesia. Artinya yang berproses adalah para Unicorn," kata dia lagi.
 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA