Minggu, 14 Jumadil Awwal 1440 / 20 Januari 2019

Minggu, 14 Jumadil Awwal 1440 / 20 Januari 2019

Para Presenter Televisi Beradu Akting di Teater Calon Arang

Jumat 11 Jan 2019 15:40 WIB

Rep: Bilal Ramadhan/ Red: Karta Raharja Ucu

Sejumlah presenter dan jurnalis televisi beradu akting pada panggung teater berjudul 'Calon Arang' yang digelar di Taman Ismail Marzuki (TIM) pada 10-11 Januari 2019.

Sejumlah presenter dan jurnalis televisi beradu akting pada panggung teater berjudul 'Calon Arang' yang digelar di Taman Ismail Marzuki (TIM) pada 10-11 Januari 2019.

Foto: Bilal Ramadhan/Republika
Teater Calon Arang digelar di Taman Ismail Marzuki (TIM) pada 10-11 Januari 2019

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Teater Sendiri menggandeng sejumlah presenter dan jurnalis televisi dalam teater drama berjudul 'Calon Arang' yang diselenggarakan di Teater Kecil Taman Ismail Marzuki (TIM) pada 10-11 Januari 2019. Para presenter dan jurnalis televisi yang ikut terlibat dalam teater ini yaitu Maria Anneke, Senandung Nacita, Nikky Sirait, Yasir Nene Ama, Djati Darma, Randu Dahlia, Gibran Muhammad dan Stefani Ginting.

Drama Calon Arang yang disutradarai M Nawir ini menjadi suatu yang berbeda. Karena mereka yang terbiasa membaca berita di depan kamera, kini ditantang untuk menghafal adegan dan mementaskannya dengan baik di atas panggung.

Teater Calon Arang diangkat dari cerita rakyat yang berkembang di Bali dan Banyuwangi (Jawa Timur), yang menghubungkan sejarah antara Bali dan Daha (Kediri). Berbagai sumber telah dikumpulkan dari catatan sastra Bali dari lontar-lontar dan beberapa peninggalan cerita lisan.

Kisah tentang angkara murka dari seorang Calon Arang, dukun yang penuh amarah dan dendam, melampiaskan nafsunya sehingga banyak menelan korban rakyat jelata. Amarah dan dendam ini bangkit setelah menyadari bahwa anaknya, Ratna Manggalih, tak juga menemukan jodoh walaupun usianya sudah cukup dewasa.

photo

Sejumlah presenter dan jurnalis televisi beradu akting pada panggung teater berjudul 'Calon Arang' yang digelar di Taman Ismail Marzuki (TIM) pada 10-11 Januari 2019.

Bisa ditebak akhir dari cerita ini, Calon Arang kalah dalam perang tanding tersebut. Sutradara Calon Arang A. Nawir menyatakan pesan yang ingin disampaikan dalam pementasan ini adalah kejahatan-kejahatan yang akan hadir kembali di masa yang akan datang dalam bentuk dan rupa yang berbeda.

“Begitu pula dengan kebaikan yang juga akan selalu hadir untuk melawan kejahatan tersebut,” kata Nawir dalam rilisnya, Kamis (10/1) malam.

Selain cerita daerah, dalam setiap adegan teater ini juga terselip percakapan percakapan satir yang menggambarkan bagaimana situasi politik saat ini. Dengan harapan ada pesan politik damai yang bisa diterima penonton. Pemeran utama Calon Arang, Maria Anneke berharap dengan adanya unsur satir dalam teater ini, para penonton bisa menerima pesan politik damai yang disampaikan dalam pementasan teater Calon Arang ini.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES