Kamis, 18 Safar 1441 / 17 Oktober 2019

Kamis, 18 Safar 1441 / 17 Oktober 2019

Posko Layanan Penanganan Penerbangan JT 610 Dipindah

Rabu 23 Jan 2019 23:02 WIB

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Muhammad Hafil

Keluarga korban kecelakaan penerbangan Lion Air PK - LQP nomor penerbangan JT 610 menunjukkan surat keterangan dari Lion Air kepada wartawan di halaman Hotel Ibis, Cawang, Jakarta, Rabu (23/1/2019).

Keluarga korban kecelakaan penerbangan Lion Air PK - LQP nomor penerbangan JT 610 menunjukkan surat keterangan dari Lion Air kepada wartawan di halaman Hotel Ibis, Cawang, Jakarta, Rabu (23/1/2019).

Foto: Antara/Aprillio Akbar
Informasi perubahan posko tersebut sudah disampaikan ke keluarga korban.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Corporate Communications Strategic of Lion Air Danang Mandala Prihantoro memastikan saat ini pusat layanan atau posko penanganan penerbangan JT 610 registrasi pesawat PK-LQP sudah dipindah. Dengan begitu posko tersebut sudah tidak lagi di Ibis Hotel Cawang, Jakarta Timur.

"Posko untuk penanganan penerbangan JT-610 dipindahkan dari ibis Hotel Cawang Jakarta Timur ke ibis Hotel Slipi Jakarta Barat, efektif mulai 24 Januari 2019," kata Danang, Rabu (23/1).

Danang memastikan mengenai perubahan posko tersebut sudah disampaikan kepada pihak keluarga korban kecelakaa  pesawat Lion Air JT 610 tersebut. Dia menegaskan surat pemberitahuan sudah diberikan sejak 16 Januari 2019.

Dia menjelaskan perpindahan posko tersebut dilakukan dengan tetap mengutamakan untuk pelayanan notaris dan konsultasi dokumen perlengkapan asuransi yang melayani ahli waris. "Ini dilakukan dari pukul 10.00 WIB hingga 17.00 WIB," ujar Danang.

Sebagai bentuk dukungan dan pelayanan, kata dia, Lion Air menginformasikan tetap memberikan fasilitas akomodasi serta transportasi bagi ahli waris. Terutana ahli waris dari 64 penumpang yang masih menunggu hasil identifikasi dari pihak terkait DVI sesuai surat pemberitahuan tersebut.

Selain itu, Danang menuturkan Lion Air juga masih menyediakan layanan pendampingan kepada pihak keluarga. Dia mengharapkan kebijakan tersebut dapat terus membantu mempermudah proses komunikasi dan koordinasi antara keluarga dan Lion Air selama menunggu proses identifikasi selesai.

"Lion Air akan memberikan keterangan terbaru, sesuai dengan perkembangan," tutur Danang. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA