Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

Agar Kompor Aman, Ini Dia Kiat Pakai Elpiji yang Benar

Kamis 02 Aug 2012 04:07 WIB

Red: Endah Hapsari

Tabung gas Elpiji ukuran tiga kilogram (ilustrasi).

Tabung gas Elpiji ukuran tiga kilogram (ilustrasi).

Foto: sikat.or.id

REPUBLIKA.CO.ID, KUDUS---PT Pertamina sosialisasikan tata cara penggunaan elpiji ukuran tiga kilogram yang benar dan aman kepada perwakilan warga di Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, untuk menekan kecelakaan dalam penggunaan elpiji.

Sales Representative Rayon IV GAS Domestik Region III PT Pertamina, Tiara Thesaufi, ketika menjadi pembicara pada sosialisasi di aula Kecamatan Bae, Kudus, berharap masyarakat pengguna elpiji secara rutin mengecek kondisi regulator dan selang gas benar-benar terpasang dengan baik.

"Pastikan kondisi selang dan regulator dalam kondisi bersih, sehingga ketika terjadi kebocoran pada selang mudah dideteksi," ujarnya.

Demikian halnya, kata dia, kondisi kompor juga harus dijaga kebersihannya agar tidak mudah terjadi hal-hal yang tidak dikehendaki.

Sebelum memasang regulator, katanya, harus dipastikan "rubber seal" tabung elpiji tersedia.

"Jika kondisi 'rubber seal' rusak atau belum ada sebaiknya diupayakan tersedia dengan menukarkannya ke penjual elpiji," ujarnya.

Letak tabung elpiji, kata dia, harus diupayakan jauh dari kompor maupun tungku memasak agar tidak terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan.

"Jika tersedia tempat yang memadai, seperti meja sebaiknya kompor diupayakan berada di atas, sedangkan tabung di bawah. Usahakan tidak menempatkan kompor sejajar dengan tabung elpiji," ujarnya.

Apabila tercium bau gas, masyarakat diminta tidak menyalakan api atau lampu, melainkan membawa tabung ke tempat terbuka, lalu membuka pintu dan jendela untuk sirkulasi udara.

Langkah selanjutnya, katanya, tabung dan regulator dicek untuk memastikan penyebab munculnya bau gas.

Ia menegaskan, tidak ada kasus tabung elpiji meledak karena kualitas tabung sudah memperhitungkan tingkat keamanan agar tidak mudah meledak.

Tiara mengungkapkan, tujuan sosialisasi ini untuk mengingatkan kembali masyarakat di Kudus tentang tata cara menggunakan kompor elpiji yang baik dan benar, serta aman.

"Apalagi, penggunaan elpiji selama bulan puasa diperkirakan akan mengalami peningkatan, sehingga masyarakat perlu diingatkan agar lebih waspada," ujarnya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA