Saturday, 20 Safar 1441 / 19 October 2019

Saturday, 20 Safar 1441 / 19 October 2019

Masa Jabatan Wakil Ketua KPK Akan Habis, Presiden Bentuk Pansel

Selasa 05 Aug 2014 13:20 WIB

Red: Esthi Maharani

Busyro Muqoddas

Busyro Muqoddas

Foto: Aditya Pradana Putra/Republika

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Masa jabatan wakil ketua KPK, Busyro Muqqodas akan segera berakahir pada 10 Desember mendatang. Untuk mencari penggantinya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono membentuk Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK yang termaktub dalam Keputusan Presiden (Kepres) nomor 29/2014.

Pansel tersebut diketuai oleh Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Amir Syamsuddin. Sedangkan anggotanya terdiri dari Abdullah Hemahua; Erry Ryana Hardjapamekas; Irjen (Purn) Prof. Dr. Farouk Muhammad; Prof. Dr. Harkristuti Harkrisnowo; Dr. Imam Prasodjo, M.A.; Prof. Dr. Komarudin Hidayat, M.A.; Prof. Renald Khasali, Ph.D.; dan Prof. Dr. Widyo Pramono, S.H., M.M., M.Hum.

Menurut Keppres ini, pansel bertugas untuk mengumumkan penerimaan dan melakukan pendaftaran calon pemimpin KPK. Pansel juga bertugas mengumumkan kepada masyarakat calon pimpinan KPK untuk mendapatkan tanggapan, menyeleksi dan menentukan calon pimpinan KPK dan menyampaikan nama calon pimpinan KPK kepada Presiden.

“Panitia Seleksi bertanggung jawab dan melaporkan tugasnya kepada Presiden,” bunyi diktum keempat Keppres tersebut.

Dalam melaksanakan tugasnya, menurut Keppres ini, Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK dibantu oleh Sekretariat yang dibentuk oleh Menteri Hukum dan HAM.

“Masa kerja Panitia Seleksi terhitung sejak ditetapkannya Keputusan Presiden ini sampai dengan terbentuknya Pimpinan KPK,” bunyi diktum KEENAM Keppres Nomor 29 Tahun 2014 itu.

Segala biaya yang diperlukan untuk pelaksanaan tugas Panitia Seleksi, menurut Keppres ini, dibebankan kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada Kementerian Hukum dan HAM.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA