Selasa, 23 Safar 1441 / 22 Oktober 2019

Selasa, 23 Safar 1441 / 22 Oktober 2019

Perbedaan Harga BBM Masih Jadi Masalah

Sabtu 09 Agu 2014 06:12 WIB

Red: Esthi Maharani

Petugas SPBU memasang spanduk pemberitahuan larangan penjualan BBM bersubsidi di rest area KM 34 jalan tol Jagorawi, Bogor, Rabu (6/8). (Republika/Raisan Al Farisi)

Petugas SPBU memasang spanduk pemberitahuan larangan penjualan BBM bersubsidi di rest area KM 34 jalan tol Jagorawi, Bogor, Rabu (6/8). (Republika/Raisan Al Farisi)

Foto: Republika/Raisan Al Farisi

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Ekonom dari Universitas Diponegoro Semarang FX Sugianto mengatakan disparitas harga BBM antara subsidi dengan non subsidi masih menjadi masalah yang harus segera diselesaikan oleh Pemerintah.

"Disparitas harga ini memicu kekacauan dalam pendistribusian dan memunculkan "black market" untuk menyelundupkan BBM antar daerah," ujarnya, Jumat (8/8).

Menurutnya dengan perbedaan harga yang terlalu besar maka konsumen tetap akan lebih memilih yang murah sehingga berpotensi muncul kecurangan di level bawah, salah satunya konsumsi BBM bersubsidi justru dinikmati oleh golongan menengah atas.

"Sebetulnya daripada melakukan pembatasan penjualan BBM subsidi lebih baik kan Pemerintah menaikkan harga, langkah ini lebih efektif dilakukan," ujarnya.

Oleh karena itu pihaknya berharap agar secara bertahap disparitas harga ini bisa dihapuskan, paling tidak dalam waktu tiga tahun harga BBM berada di level harga keekonomian yaitu Rp11 ribu/liter.

"Ini harus segera dilakukan karena ternyata BBM justru lebih banyak diminati oleh kelompok terbanyak, termasuk salah satunya golongan industri," jelasnya.

Menurutnya kalaupun BBM subsidi tidak dihapuskan seharusnya Pemerintah lebih selektif dalam memilih sektor apa saja yang bisa memperoleh bantuan dari Pemerintah tersebut.

"Salah satunya kelompok nelayan itu harus diperhatikan, untuk kelompok-kelompok lain seharusnya Pemerintah sudah memiliki data lengkap mana saja yang bisa diberikan fasilitas subsidi dan mana yang tidak," jelasnya.

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA