Thursday, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 December 2019

Thursday, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 December 2019

Pertamina Terima Kapal Baru dari PT PAL

Jumat 20 Mar 2015 06:47 WIB

Red: Esthi Maharani

PT PAL Indonesia di Surabaya, Jawa Timur.

PT PAL Indonesia di Surabaya, Jawa Timur.

Foto: alutsista.blogspot.com

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Pertamina (Persero) menerima kapal pengangkut BBM baru berkapasitas 17.500 "long ton deadweight" (LTDW) dari PT PAL Indonesia.

Direktur Pemasaran Pertamina Ahmad Bambang mengatakan, kapal dengan investasi 24 juta dolar AS tersebut akan menjadi kapal ke-69 yang berstatus hak milik.

"Kapal milik ini akan semakin meningkatkan efisiensi biaya transportasi, sehingga Pertamina mampu bersaing di bisnis hilir migas global," katanya, Kamis (19/3).

Menurut dia, pengadaan kapal dari BUMN tersebut juga merupakan komitmen perusahaan turut serta membangun industri maritim nasional. Kapal yang diberi nama Pangkalan Brandan itu merupakan kapal ke-2 dari PAL setelah Pagerungan yang diserahterimakan pada 12 November 2014.

Pangkalan Brandan menjadi kapal milik Pertamina yang ke-69 dari total 200-an kapal yang dioperasikan untuk menjamin keamanan pasokan energi di dalam negeri.

Komisioning kapal telah dilakukan pada 9-12 Februari 2015. Kapal akan digunakan mengirim BBM dengan rute Pelabuhan Balongan/Tuban/Tanjung Wangi menuju depot di Kalimantan dan Sulawesi.

Ahmad Bambang juga mengatakan, hingga akhir 2015, Pertamina akan menerima tiga kapal baru dari galangan dalam negeri lainnya. Yakni, kapal tanker 17.500 LTDW bernama Pattimura dan Parigi yang dibangun PT Anggrek Hitam, Batam dan kapal tanker 17.500 Pasaman yang dibangun galangan PT Multi Ocean Shipyard, Karimun.

Ia menambahkan, pelaku bisnis maritim di Indonesia tentu paham kesulitan melakukan investasi pembangunan kapal baru di galangan dalam negeri.

"Namun, Pertamina menyerap semua potensi dan kendala tersebut dengan satu tujuan yakni Pertamina maju bersama industri maritim nasional," katanya.

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA