Monday, 22 Ramadhan 1440 / 27 May 2019

Monday, 22 Ramadhan 1440 / 27 May 2019

Beberapa Wilayah Indonesia akan Terus Alami Peningkatan Curah Hujan

Selasa 15 Nov 2016 18:31 WIB

Rep: Dian Erika Nugraheny/ Red: Andi Nur Aminah

Foto suasana Ibu Kota Jakarta yang diguyur hujan.

Foto suasana Ibu Kota Jakarta yang diguyur hujan.

Foto: Antara

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Sub Bidang Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Harry Tirto Djatmiko, mengatakan potensi semakin meningkatnya curah hujan akan terus terjadi di beberapa wilayah Indonesia. Sebagian wilayah Indonesia mulai memasuki puncak musim hujan dalam beberapa pekan mendatang.

"Potensi hujan masih terus meningkat dalam sepekan mendatang. Meningkatnya curah hujan khususnya terjadi di Sumatra Barat, Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Pesisir Selatan Jawa, Jawa Barat, Jabodetabek, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Yogyakarta," ujar Harry ketika dikonfirmasi Republika.co.id, Selasa (15/11).

Selain itu, curah hujan tinggi juga diprediksi terjadi di Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Papua dan Papua Barat. Harry menjelaskan, tingginya curah hujan disebabkan suplai uap air sebagai pendukung pertumbuhan awan hujan yang relatif tinggi.

Kondisi ini pun mengindikasikan akan datangnya puncak musim penghujan di beberapa wilayah Indonesia dalam beberapa pekan mendatang. BMKG memprediksi, puncak musim hujan akan berlangsung hingga awal 2017.

"Dapat dipastikan jika intensitas curah hujan di Indonesia akan terus mengalami peningkatan. Indonesia juga berpotensi mengalami badai lokal (thunderstorm) di beberapa tempat. Badai lokal memungkinkan terjadinya hujan yang disertai petir dan angin kencang," ungkap Harry.

Karena itu, pihaknya mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah pada sore hari. Bagi masyarakat yang tinggal di daerah perkotaan, bantaran sungai dan dataran tinggi sebaiknya waspada terhadap hujan lebat dengan durasi singkat yang dapat menyebabkan genangan. Hujan singkat pun berpotensi memicu terjadinya bencana banjir bandang.

"Masyarakat pun diminta berhati-hati terhadap bahaya bencana alam lain seperti tanah longsor, pohon tumbang, jalan licin dan sebagainya," tambah Harry.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA