Thursday, 17 Syawwal 1440 / 20 June 2019

Thursday, 17 Syawwal 1440 / 20 June 2019

Bahasa Indonesia di Medsos Bergeser, Kemendikbud: Ini Darurat Sosial

Selasa 21 Feb 2017 17:07 WIB

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Nur Aini

Sosial Media. Ilustrasi

Sosial Media. Ilustrasi

Foto: Google

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendkbud) segera membahas dan meneliti bahasa Indonesia yang digunakan di media sosial.

"Ini darurat sosial. Kita akan membahas rancangan penelitiannya. Hasilnya jadi program aksi," kata Kepala Pusat Pengembangan dan Perlindungan Bahasa, Hurip Danu Ismadi di Jakarta, Selasa (21/2).

Ia mengatakan, selama ini Bahasa Indonesia yang digunakan di media sosial bukan bahasa yang diharapkan. Bahkan, bahasa media sosial itu kemudian menjadi ungkapan yang tidak baik. "Sehingga kami akan melakukan kajian seperti apa berbahasa Indonesia di medsos," ujar dia.

Danu mengaku, selama ini Badan Bahasa selalu melakukan pelatihan dan penyuluhan untuk berbahasa yang baik di media sosial. Ia menyebut, penggunaan bahasa Indonesia di media sosial berpotensi bergeser dari yang baik dan benar menjadi salah. Menurutnya, Bahasa Indonesia di media sosial bukan seperti bahasa tulisan, tetapi hanya bahasa ungkapan.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA