Wednesday, 24 Safar 1441 / 23 October 2019

Wednesday, 24 Safar 1441 / 23 October 2019

Polri Siapkan Program Rumah DP Nol Persen untuk Anggota

Jumat 31 Aug 2018 18:37 WIB

Rep: Arif Satrio Nugroho/ Red: Qommarria Rostanti

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian memberikan paparan saat wawancara di kediamannya, Jalan Patimura, Jakarta, Selasa (28/8).

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian memberikan paparan saat wawancara di kediamannya, Jalan Patimura, Jakarta, Selasa (28/8).

Foto: Republika/Mahmud Muhyidin
300 ribu dari 440 ribu anggota Polri belum memiliki rumah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepolisian Republik Indonesia (Polri) membuat skema rumah dengan mekanisme DP nol persen untuk anggotanya. Skema tersebut dibuat karena pembangunan rumah untuk anggota Polri dianggap masih kurang.

Kapolri Jenderal Polisi Muhammad Tito Karnavian mengatakan saat ini ada 440 ribu anggota Polri. Sebanyak 300 ribu di antaranya belum memiliki rumah.

"Kalau mengandalkan APBN sulit, oleh karena itu saya sudah membuat skema DP nol persen, bekerja sama dengan bank-bank pemerintah," ujar Tito di Jakarta Timur, Jumat (31/8).

Selain dengan bank pemerintah, Polri juga bekerja sama dengan Persatuan Perusahaan Real Estat Indonesia (REI). Tito menyebut pembangunan rumah tersebut dibiayai oleh bank. Selanjutnya, akan ada pemotongan gaji anggota. Dia berharap dengan adanya kenaikan tunjangan kinerja tahun ini yang mencapai 70 persen, maka setiap anggota diharapkan mampu membeli rumah.

Mantan kapolda Metro Jaya ini mengatakan sudah menandatangani kerja sama rumah DP nol persen dengan pihak bank. Harapannya, agar anggota polisi punya hunian yang laik.

"Saya sudah genjot ini di berbagai wilayah, sudah mulai melakukan kegiatan kerja sama, saya sudah tanda tangan kerja sama dengan bank-bank, Asabri (PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia)," jelasnya.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan skema rumah DP nol persen ini bukan terinspirasi dari program Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Dia menyebut Polri telah lebih dulu program DP nol persen.

"Sebelum disebutkan itu sudah ada kami, bahkan di beberapa tempat sudah terealisir, sekarang dimasifkan di seluruh Indonesia," kata Setyo.

Dia menyebut mekanisme program tersebut akan sama dengan layanan kredit perumahan rakyat (KPR). Artinya, para anggota bisa mencicil membeli rumah dengan waktu tertentu, hanya saja tidak uang muka. "Tinggal ini harga rumahnya berapa dihitung nanti anggota menyicil ke bank," ujarnya.




BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA