Selasa, 13 Rabiul Akhir 1441 / 10 Desember 2019

Selasa, 13 Rabiul Akhir 1441 / 10 Desember 2019

Kapolri: Situasi Kota Palu Relatif Aman dan Kondusif

Kamis 04 Okt 2018 20:13 WIB

Red: Bayu Hermawan

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian

Foto: Republika/Mahmud Muhyidin
Kapolri menegaskan situasi keamanan di Kota Palu dan sekitarnya saat ini sangat aman.

REPUBLIKA.CO.ID, MAMUJU -- Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Tito Karnavian menegaskan, situasi Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, saat ini sudah relatif aman dan kondusif. Kapolri telah meminta Polda Sulawesi Barat (Sulbar) untuk mengamankan jalur dari Pasangkayu, Sulbar menuju Donggala, agar pasokan bantuan tidak terkendala.

"Saya tegaskan bahwa situasi keamanan di Kota Palu dan sekitarnya saat ini sudah relatif sangat aman. Hanya di media saja banyak sekali yang beritanya tentang penjarahan. Itu mungkin terjadi pada hari pertama dan kedua hingga ketiga karena memang saat itu infrastrukturnya belum pulih," kata Tito Karnavian kepada wartawan di Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, Kamis (4/10).

Kapolri bersama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Syafruddin, berkunjung ke Mamuju dalam rangka peresmian Kantor Polda Sulbar. Tito mengatakan, penanganan gempa dan tsunami di Palu dengan penanganan gempa yang terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat, berbeda.

"Problemnya kan itu tadi, akses disana beda dengan Lombok. Di Lombok itu terdapat dua bandara dan tidak terdampak, pelabuhan tidak terdampak jalur logistik juga sangat cepat bisa dari Denpasar, Bali dan Surabaya, Jawa Timur. Jalan-jalan di sepanjang Lombok juga semua bagus," ujarnya.

Sementara di Palu kondisinya berbeda. Selain itu, bandara juga terdampak sehingga pesawat besar sekelas Boeing 800 dan 900 yang mengangkut bantuan tidak bisa masuk. "Kemudian jalur darat juga sempat ada gangguan seperti longsor dan lain-lain," katanya.

Kapolri menyatakan, telah meminta Kapolda Sulbar untuk mengamankan jalur dari Pasangkayu Provinsi Sulbar menuju Donggala. "Penanganan korban gempa dan tsunami di Donggala juga sudah dilakukan sehingga masyarakat tidak lagi menghambat jalur pasokan dari Donggala ke Palu," ujarnya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA