Saturday, 26 Rabiul Awwal 1441 / 23 November 2019

Saturday, 26 Rabiul Awwal 1441 / 23 November 2019

Megawati Sampaikan Duka Cita untuk Keluarga Korban Lion Air

Senin 29 Oct 2018 15:53 WIB

Rep: Sapto Andika Candra/ Red: Esthi Maharani

Perkembangan Operasi Pencaran JT610. Deputi Operasi Basarnas Nugroho Budi W (depan kiri) memberikan keterangan pers terkait pencarian korban kecelakaan Pesawat lion Air JT610 di Basarnas, Jakarta, Senin (29/10).

Perkembangan Operasi Pencaran JT610. Deputi Operasi Basarnas Nugroho Budi W (depan kiri) memberikan keterangan pers terkait pencarian korban kecelakaan Pesawat lion Air JT610 di Basarnas, Jakarta, Senin (29/10).

Foto: Republika/ Wihdan
Megawati berharap masih ada mukjizat untuk menyelamatkan korban.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Presiden RI Kelima, megawati soekarnoputri menyampaikan pesan duka cita bagi keluarga korban insiden pesawat lion air penerbangan JT610 yang hilang kontak Senin (29/10) pagi. Mega yang hadir dalam pemberian gelar doktor kehormatan untuk Anwar Ibrahim di Universitas Negeri Padang (UNP), berharap masih ada mukjizat untuk menyelamatkan korban.

"Saya ikut prihatin dan berharap ada hal positif yang masih bisa kita lakukan. Saya belum tahu dan sepulang ke Jakarta saya ingin tanyakan," jelas Mega di Kampus UNP, Senin (29/10).

Senada dengan Mega, Ketua MPR Zulkifli Hasan juga menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa pesawat Lion Air penerbangan JT610. Ia meminta instansi terkait untuk memprioritaskan keluarga korban dalam mengakses informasi tentang insiden ini. Ia juga berharap pemerintah bisa mengungkap penyebab kecelakaan penerbangan yang kembali terjadi.

"Innalillahi wa innailaihi rajiun, kita ikut berduka cita atas musibah yang terjadi. Kami meminta kepada instansi terkait untuk jelaskan apa yang terjadi dan apa penyebabnya. Keluarga korban diberi penjelasan sejelasnya," kata Zulkifli.

Pesawat Lion Air penerbangan JT610 dikabarkan jatuh di atas lepas pantai Karawang, Jawa Barat setelah lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Banten. Pesawat dinyatakan hilang kontak sekitar pukul 06.33 WIB. Pesawat tersebut membawa 178 penumpang dewasa, 1 anak, dan 2 bayi. Awak pesawat terdiri atas dua penerbangan dan lima awak kabin.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA