Jumat, 14 Sya'ban 1440 / 19 April 2019

Jumat, 14 Sya'ban 1440 / 19 April 2019

Jokowi Ingatkan Milenial Taat Berlalu Lintas

Sabtu 09 Mar 2019 18:42 WIB

Red: Bayu Hermawan

BATIK -- Batik sepanjang 250 meter dibentangkan di sepanjang Jembatan Ampera Palembang untuk menyambut Presiden Jokowi, Sabtu (9/3).

BATIK -- Batik sepanjang 250 meter dibentangkan di sepanjang Jembatan Ampera Palembang untuk menyambut Presiden Jokowi, Sabtu (9/3).

Foto: republika/sapto andika
Jokowi mengatakan berkendara sambil menggunakan telepon genggam sangat berbahaya.

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan para milenial untuk taat berlalu lintas. Jokowi mengatakan kecelakaan lalu lintas di jalan raya menempati urutan kelima penyebab kematian terbanyak di dunia.

"Kalau mau berkendara tolong dicek betul lampunya nyala nggak. Spion harus komplit. Sebelum berkendara helm harus siap dan dipakai," kata Presiden Jokowi saat memberi arahan dalam acara deklarasi millenial Road Safety Festival yang digelar di Jembatan Ampera, Kota Palembang, Sabtu.

Kepala Negara juga mengingatkan kepada puluhan ribu masyarakat yang hadir untuk melengkapi perlengkapan lainnya agar berkendara sesuai aturan yang ditentukan. Jokowi menegaskan berkendara sambil menggunakan telepon genggam sangat berbahaya.

"Jangan main HP saat berkendara. Jangan telepon-teleponan, berbahaya sekali. Naik mobil pun juga. Jangan, karena kita kalau pas pergi ditunggu keluarga kita. Ditunggu orang tua kita di rumah. Jadi hati-hati dalam berkendara," ujarnya

Jokowi mengingatkan taat aturan berlalu lintas harus dilakukan, karena kecelakaan di jalan raya telah menempati urutan kelima penyebab kematian di dunia. Untuk itu, Presiden kembali menegaskan untuk memperhatikan keselamatan berkendara agar kecelakaan bisa dihindari.

Masyarakat Palembang hadir ke acara deklarasi ini sejak pukul 06.00 WIB. Mereka membentangkan kain batik khas Palembang sepanjang Jembatan Ampera. Jokowi yang didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi beserta Menteri Perhubungan Budi Karya, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Seskab Pramono Anung serta Gubernur Sumsel Herman Deru menyapa para masyarakat yang hadir.

Jokowi sempat melayani swafoto masyrakat yang sejak pagi menunggu di sepanajang Jembatan Ampera. Mereka meneriakan "Jokowi...Jokowi" agar mendapat perhatian Kepala Negara untuk swafoto.

Selanjutnya Presiden menuju ke lapangan yang berada di tepi Sungai Musi sekitar Jembatan Ampera, yakni Pelataran benteng Kuto Besak. Para milenial menyambut kedatangan Jokowi dan Ibu Negara dengan tarian gaya milenial dipadu dengan tarian tradisional. Penyelenggaraan acara ini untuk mengedukasi kaum milenial untuk menjadi pelopor bijak berkendara.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA