Monday, 15 Ramadhan 1440 / 20 May 2019

Monday, 15 Ramadhan 1440 / 20 May 2019

Siklon Savannah Sebabkan Gelombang di Sejumlah Perairan

Kamis 14 Mar 2019 12:07 WIB

Rep: Rr Laeny Sulistyawati/ Red: Friska Yolanda

Posko Info Cuaca :Petugas mengecek informasi cuaca dan gelombang perairan selat Sunda di Posko Info Cuaca BMKG di Pelabuhan Merak, Banten, Jumat (8/6).

Posko Info Cuaca :Petugas mengecek informasi cuaca dan gelombang perairan selat Sunda di Posko Info Cuaca BMKG di Pelabuhan Merak, Banten, Jumat (8/6).

Foto: Republika/Prayogi
Tinggi gelombang diperkirakan hingga empat meter.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG) memprediksi siklon tropis Savannah akan melintas di Indonesia mulai Kamis (14/3) hingga Jumat (15/3). Hal itu diprediksi membuat gelombang di sejumlah perairan Indonesia meningkat hingga empat meter.

"Siklon tropis Savannah memberikan dampak terhadap cuaca di Indonesia berupa gelombang laut dengan ketinggian 2,5 meter sampai empat meter di Perairan barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan, Perairan selatan Jawa hingga Sumbawa, Selat Bali - Selat Lombok - Selat Alas bagian selatan, Samudra Hindia barat Bengkulu hingga selatan Nusa Tenggara Barat (NTB)," kata Kepala Bagian Humas BMKG Akhmad Taufan Maulana, Kamis (14/3).

Kemudian, dia melanjutkan, siklon tropis Savannah juga menyebabkan gelombang laut dengan ketinggian 1,25 meter sampai 2,5 meter di Perairan barat Aceh, Perairan barat Kepulauan Simeuleu - Kepulauan Mentawai, Perairan Bengkulu.

Lebih lanjut BMKG menganalisa posisi siklon di Samudera Hindia sebelah Barat Daya Bengkulu, 11,6 LS, 96,5 BT atau sekitar 1070 km sebelah barat daya Bengkulu pada 14 Maret 2019 pukul 07.00 WIB. Kemudian arah dan kecepatan gerak Selatan Barat Daya yaitu kecepatan 6 knots atau sekitar 11 km per jam bergerak menjauhi wilayah Indonesia.

Kemudian dalam 24 jam atau Jumat (15/3) diperkirakan posisi siklon di Samudera Hindia sebelah Barat Daya Bengkulu, 14.1 LS, 96.2 BT atau sekitar 1320 km sebelah barat daya Bengkulu. Kemudian arah dan kecepatan gerak Selatan, bergerak menjauhi wilayah Indonesia dan kekuatan 45 knots (85 km per jam). 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA