Tuesday, 13 Zulqaidah 1440 / 16 July 2019

Tuesday, 13 Zulqaidah 1440 / 16 July 2019

Jasa Raharja Maluku Salurkan Bantuan Sarana Pendidikan

Senin 08 Apr 2019 22:44 WIB

Red: Gita Amanda

Pendidikan/Ilustrasi

Pendidikan/Ilustrasi

Foto: Antara
Jasa Raharja cabang Maluku menyalurkan bantuan sarana pendidikan sebesar Rp 65 juta.

REPUBLIKA.CO.ID, AMBON -- PT Jasa Raharja cabang Maluku menyalurkan bantuan sarana pendidikan sebesar Rp 65 juta bagi tujuh sekolah di Kota Ambon. Bantuan merupakan salah satu program Jasa Raharja untuk turut serta dalam pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Bantuan sarana pendidikan diserahkan Kepala cabang Jasa Raharja Maluku M Iqbal Hasanuddin kepada perwakilan lima Sekolah Menengah Kejuruan yakni SMKN 5 Ambon, SMK Kesehatan Nusaniwe, SMK PGRI, SMK Kristen Passo, SMK AL-Wathan, SMA Muhammadiyah, dan PAUD Aurora, di Ambon, Senin (8/4).

Bantuan ini merupakan program bina lingkungan sebagai bentuk tanggung jawab sosial terhadap lingkungan sekitar. "Selain sarana ibadah, sarana pendidikan juga tidak lepas dari program kami. Semoga dengan bantuan ini Jasa Raharja turut membantu proses belajar mengajar di sekolah penerima bantuan sarana pendidikan," katanya.

Dikatakannya, selain menyerahkan bantuan juga memberikan sosialisasi kepada siswa terkait peran dan fungsi Jasa Raharja. Pihaknya selain menyerahkan bantuan juga memberikan wawasan kepada siswa mengenai pentingnya Jasa Raharja sebagai penjamin masyarakat yang mengalami musibah kecelakaan, dalam angkutan umum maupun angkutan pribadi.

"Kami juga mengimbau para siswa agar selalu mengutamakan keselamatan dalam menggunakan alat transportasi terutama kendaraan roda dua," ujarnya.

Kepala Sekolah SMK AL-Wathan Nizham Idary Toekan mengatakan, bantuan yang diberikan sangat membantu sekolah dalam proses belajar mengajar para siswa. "Bantuan ini sangat membatu sekolah kami untuk memberikan pendidikan yang maksimal kepada siswa dengan memanfaatkan teknologi, dimana seluruh sekolah di Ambon diwajibkan untuk melaksanakan ujian nasional berbasis komputer," katanya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA