Minggu, 21 Safar 1441 / 20 Oktober 2019

Minggu, 21 Safar 1441 / 20 Oktober 2019

OKI Puji Penyelenggaraan Pemilu di Indonesia

Sabtu 20 Apr 2019 03:27 WIB

Rep: Nawir Arsyad Akbar/ Red: Christiyaningsih

Petugas Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) membuka kotak suara yang berisi surat suara Pemilu Serentak 2019 untuk dilakukan rekapitulasi surat suara di tingkat Kecamatan di GOR Mangga Dua Selatan, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Jumat (19/4/2019).

Petugas Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) membuka kotak suara yang berisi surat suara Pemilu Serentak 2019 untuk dilakukan rekapitulasi surat suara di tingkat Kecamatan di GOR Mangga Dua Selatan, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Jumat (19/4/2019).

Foto: Antara/Nova Wahyudi
Menurut OKI pesta demokrasi tersebut berjalan dengan damai dan terbuka

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) memuji penyelenggaraan pemilihan umum (Pemilu) di Indonesia yang digelar pada 17 April lalu. Menurut OKI pesta demokrasi tersebut berjalan dengan damai dan terbuka.

Sekretaris Jenderal OKI Yousef Al-Othaimeen yakin keberhasilan ini akan makin memperkuat praktik demokrasi di Indonesia. Selain itu terselenggaranya Pemilu akan membangun dan menyejahterakan seluruh warga negara Indonesia.

"Dengan ini memberikan selamat kepada rakyat dan pemerintah Indonesia atas keberhasilan pelaksanaan pemilu dan memuji kedewasaan dan tanggung jawab besar yang ditunjukkan masyarakat Indonesia," bunyi pernyataan yang dilansir dari laman resmi OKI, Jumat (19/4).

Dalam pemilu kali ini, OKI mengirimkan tim pemantau atau EOM untuk memantau pelaksanaan pemilu di Indonesia. OKI mengaku puas dengan pemilihan yang dilakukan secara terbuka, damai, dan tertib.

"OKI yakin keberhasilan Pemilu 2019 akan berkontribusi lebih lanjut untuk memperkuat praktik dan kelembagaan demokratis demi pembangunan dan kemakmuran negara dan rakyatnya," lanjut OKI dalam keterangannya.

Sebelumnya, sejumlah pemantau asing dari berbagai negara memuji sistem inklusif atau melibatkan semua kalangan dalam penyelenggaraan Pemilu 2019. Hal inklusif itu antara lain menyertakan orang dengan disabilitas mental sebagai pemilih.

Pujian itu salah satunya disampaikan jurnalis senior media Mesir Al Ahram, Ahmed Mahmoud Mohamed. Ahmed menyebut keikutsertaan pemilih dengan disabilitas mental menjadi satu poin penting dalam penyelenggaraan pemilu di Indonesia.

"Saya sangat terkesan. Saya rasa seluruh dunia mempunyai permasalahan yang sama tetapi ini pertama kalinya saya melihat sebuah negara mempunyai solusi yang baik," kata Ahmed mewakili pemantau asing dari Mesir di Jakarta, Rabu (17/4).

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA