Rabu, 17 Safar 1441 / 16 Oktober 2019

Rabu, 17 Safar 1441 / 16 Oktober 2019

Bima Arya Sebut Hubungan dengan PAN Baik Sekali

Sabtu 20 Apr 2019 11:36 WIB

Red: Reiny Dwinanda

Wali Kota Bogor Bima Arya menyampaikan paparannya saat diskusi nasional di Gedung Konferensi Asia Afrika, Kota Bandung, Jumat (5/4).

Wali Kota Bogor Bima Arya menyampaikan paparannya saat diskusi nasional di Gedung Konferensi Asia Afrika, Kota Bandung, Jumat (5/4).

Foto: Abdan Syakura
Bima Arya mendukung pasangan capres-cawapres yang berbeda dengan PAN.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Politisi Bima Arya Sugiarto menampik hubungannya dengan Partai Amanat Nasional merenggang. Bima yang telah dilantik kembali sebagai wali kota Bogorperiode 2019-2024 mengungkapkan hubungan antara dirinya dengan jajaran pengurus partai politik tempatnya bernaung baik-baik saja.

"(Hubungan dengan PAN) baik sekali ya, kemarin juga saya silaturahim ke DPP, mengobrol lama dengan ketum, ngobrol lama dengan sekjen. Kami sama-sama membicarakan langkah partai ke depan seperti apa," kata Bima seusai pelantikan, di Gedung Sate Bandung, Sabtu.

Bima mengaku tidak ada gesekan atau konflik antara dirinya dengan PAN terkait keputusannya untuk mendukung pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019. Sikap Bima Arya tersebut bertolak belakang dengan keputusan DPP PAN yang mendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Insya Allah tidak ada, beda pandangan itu sudah biasa dalam partai," kata dia.

Sementara itu, saat dilantik oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Bima tampak didampingi oleh Sekretaris DPW PAN Jawa Barat yang juga anggota Fraksi Golkar Amanah DPRD Jawa Barat Herry Dermawan. Menurut Herry, ketidakhadiran DPP PAN bukan karena persoalan dukungan Bima bagi Jokowi-Amin di pilpres 2019.

"Dari DPP PAN tidak hadir karena kan kita tahu teman-teman di pusat sedang sibuk pasca pemilu kemarin. Jadi bukan karena apa-apa," kata Herry.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA