Saturday, 23 Zulhijjah 1440 / 24 August 2019

Saturday, 23 Zulhijjah 1440 / 24 August 2019

Mahfud Mengaku Batinnya Berbisik Sebelum Ani Yudhoyono Wafat

Ahad 02 Jun 2019 08:43 WIB

Rep: Nugroho Habibi/ Red: Budi Raharjo

Peti Jenazah Ani Yudhoyono. Suasana upacara Militer penyambutan peti Jenazah Almarhum Ani Yudhoyono istri Keenam Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono di Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Sabtu (1/6).

Peti Jenazah Ani Yudhoyono. Suasana upacara Militer penyambutan peti Jenazah Almarhum Ani Yudhoyono istri Keenam Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono di Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Sabtu (1/6).

Foto: Republika
Jika orang sakit serius tiba-tiba tampak sehat biasanya pertanda pamit untuk wafat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mengaku batinya berbisik sebelum Ani Yudhoyono Wafat. Dia menyatakan, memiliki perasaan terhadap Ibu Negara 2004-2014 nampak akan meninggal dunia.

"Batin saya berbisik, tampaknya sang ibu negara sudah akan segera pergi," ujar Mahfud melalui akun twitter @mohmahfudmd, Sabtu (1/6).

Tiga hari yang lalu, Mahfud menceritakan, melihat televisi yang menayangkan Ani Yudhoyono tampak gembira sambil mengangkat dua lengannya dari kursi roda. Ani, kata Mahfud, saat itu didampingi oleh menantunya, Annisa Pohan.

"Saya tak tahu, apakah itu gambar lama atau baru, tapi berita di TV Bu Ani gembira karena bisa menghirup udara lagi, hati saya berdetak," ujarnya.

Firasat yang umum di Jawa, Mahfud menjelaskan, jika orang sakit serius tiba-tiba tampak sehat dan komunikatif biasanya pertanda berpamitan untuk wafat. Pagi itu, Rabu (29/5), Mahfud segera mengajak sangat istri berdoa dan membaca Alfatihah untuk Ani.

Firasat itu, seolah menjadi kenyataan. Kabar duka kemudian datang dari Singapura yang menyatakan Istri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu meninggal dunia.

"Demikianlah, berita duka itu betul-betul datang. Hari ini, Sabtu 1 Juni 2019, jam 10.50 WIB atau jam 11.50 waktu Singapore Bu Ani Yudhoyono wafat," tuturnya.

Mahfud mengatakan, nama Ani Yudhoyono akan terus diingat dan dikenang oleh warga Indonesia. Selain itu, Mahfud juga menyampaikan duka dan bela sungkawa yang mendalam atas meninggalnya Ani Yudhoyono.

"Selamat jalan menuju istirahat panjang, namamu akan terus dikenang, Bunda," ucapnya.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA