Tuesday, 25 Muharram 1441 / 24 September 2019

Tuesday, 25 Muharram 1441 / 24 September 2019

Jimly: Terbelahnya Kekuatan Politik Sangat Baik untuk Jangka Panjang

Kamis 09 Oct 2014 16:46 WIB

Red: Bilal Ramadhan

Jimly Assidiqie

Jimly Assidiqie

Foto: Republika/ Tahta Aidilla

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA- Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Jimly Asshiddiqie menilai terbelahnya kekuatan politik nasional saat ini itu bagus bagi kehidupan ketatanegaraan.

"Dengan terbelah duanya kekuatan politik, antara parlemen dengan eksekutif itu akan bagus dalam jangka panjang," kata guru besar hukum tata negara itu di Jakarta, Kamis (9/10).

Dia mengatakan terbelahnya kekuatan politik itu justru akan mendorong fungsi parlemen dan pemerintahan semakin efektif. Menurut Jimly, kedua pihak (parlemen dan pemerintah) akan berlomba-lomba bekerja secara maksimal demi kepentingan rakyat dan dengan sendirinya akan mencari simpati rakyat.

"DPR akan mempunyai kekuatan yang lebih efektif mengontrol jalannya pemerintahan. Di sisi lain, pemerintah akan berlomba-lomba mencari simpati rakyat," jelas dia.

Pada bagian lain, Jimly mengatakan publik telah mengetahui keberadaan DPD juga penting untuk menyeimbangkan dua kekuatan politik yang terbelah itu. Hal itu tercermin dalam proses pemilihan Pimpinan MPR pada beberapa waktu lalu.

Saat ini, ada dua koalisi tercipta dalam perpolitikan nasional, antara lain partai-partai Koalisi Merah Putih yang menyatakan sebagai oposisi pemerintah dan partai-partai Koalisi Indonesia Hebat selaku pihak propemerintahan Jokowi-JK.

Dalam kesempatan itu, Jimly Asshiddiqie juga menegaskan bahwa tidak ada lembaga yang ingin menghambat proses pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan presiden dan wakil presiden terpilih pada 20 Oktober mendatang.

"Kalau lembaga negara, saya kira tidak mungkin ingin menghambat proses pelantikan presiden-wapres karena menjalankan agenda resmi ketatanegaraan, tapi kalau ada pernyataan itu bisa saja. Yang jelas, kami sudah melakukan konsultasi dengan MPR RI karena ingin memastikan pelantikan presiden dan wakil presiden," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA