Friday, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

Friday, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

Uang Puluhan Juta Rupiah Ditemukan di Rutan KPK

Kamis 27 Nov 2014 20:56 WIB

Rep: Mas Alamil Huda/ Red: Djibril Muhammad

 Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto (kiri) didampingi Juru bicara KPK, Johan Budi (kanan) memberikan keterangan pers terkait penetapan Menteri ESDM Jero Wacik sebagai tersangka di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (3/9).   (Republika/Agung Supriyanto)

Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto (kiri) didampingi Juru bicara KPK, Johan Budi (kanan) memberikan keterangan pers terkait penetapan Menteri ESDM Jero Wacik sebagai tersangka di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (3/9). (Republika/Agung Supriyanto)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan sejumlah uang milik tahanan di Rutan Guntur KPK. Uang puluhan juta rupiah tersebut ditemukan setelah petugas melakukan sidak pada 15 Oktober yang lalu.

Juru Bicara KPK Johan Budi mengatakan, uang tersebut diketahui milik beberapa tahanan yang ada. Dia menjelaskan, di Rutan C1 pria ditemukan uang sebesar Rp 900 ribu milik Anas Urbaningrum, Rp 902,4 ribu milik Gulat Manurung, Rp 106 ribu milik Mamak Jamaksari dan Rp 400 ribu milik Tedy Renyut.

"Uang tunai tanpa pemilik (tidak ada yang mengaku) yang di ember Rp 25 juta dan dalam buku dzikir yang dilubangi Rp 3,15 juta," katanya di gedung KPK, Kamis (27/11).

Dia melanjutkan, uang tunai juga ditemukan dengan pemilik Tubagus Chairi Wardana Rp 18,205 juta, Heru Sulaksono Rp 5,139 juta, Budi Mulya Rp 3,4 juta, Ade Swara Rp 2,45 juta, Anas Maamun Rp 2,1 juta, Romy Herton Rp 1,55 juta, Tafsir Nurhamid Rp 1,3 juta, Yesaya Sombuk Rp 1,074 juta, Sahrul Raja Sempurnajaya Rp 700 ribu, Andi Malarangeng Rp 700 ribu dan Budi Susanto Rp 600 ribu.

Selain itu, lanjut Johan, di tahanan perempuan juga ditemukan hal yang sama. Susi Turhandayani memiliki uang sebesar Rp 1,9 juta, Nur Latifah Rp 100 ribu dan Masyitoh Rp 85 ribu.

Meski demikian, Johan mengaku KPK belum memberi sanksi terhadap mereka yang kedapatan memiliki uang dalam tahanan.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA