Monday, 15 Safar 1441 / 14 October 2019

Monday, 15 Safar 1441 / 14 October 2019

Subsidi Premium Dihapus, Sofyan: Ini Demi Anak Cucu Kita

Senin 12 Jan 2015 18:47 WIB

Rep: Satria Kartika Yudha/ Red: Bayu Hermawan

Tahun 2015 Premium Tidak Bersubsidi: Petugas mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis premium di SPBU, Jakarta, Jumat (19/12).

Tahun 2015 Premium Tidak Bersubsidi: Petugas mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis premium di SPBU, Jakarta, Jumat (19/12).

Foto: Republika/Yasin Habibi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koordinator Perekonomian Sofyan Djalil mengatakan pencabutan subsidi bahan bakar minyak (BBM) jenis premium penting demi masa depan Indonesia.

Apalagi menurutnya subsidi premium selama ini tidak tepat sasaran.  Sofyan melanjutkan, karena itu lebih baik subsidi BBM dialihkan untuk rakyat miskin dan sebagian digunakan untuk membangun infrastruktur.

"Ini demi masa depan negeri ini. Masa depan anak cucu kita," kata Sofyan di kantornya, Senin (12/1).

Per 1 Januari 2015, pemerintah telah memutuskan mencabut subsidi premium. Yang disubsidi saat ini hanyalah solar dan minyak tanah. 

Dia mengatakan pemerintah tetap tidak akan memberikan subsidi meskipun nantinya harga minyak dunia melonjak drastis.

"Masyarakat harus dibiasakan untuk membeli dengan harga keekonomian. Karena dimana-mana memang sudah seperti ini," ujarnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA