Saturday, 10 Rabiul Akhir 1441 / 07 December 2019

Saturday, 10 Rabiul Akhir 1441 / 07 December 2019

Pantai Cilacap Sudah Bersih dari Cemaran Minyak Mentah

Jumat 29 May 2015 18:53 WIB

Rep: Eko Widiyatno/ Red: Dwi Murdaningsih

Tumpahan Minyak di Pantai Cilacap

Tumpahan Minyak di Pantai Cilacap

Foto: chulay212.co.cc

REPUBLIKA.CO.ID CILACAP -- Perairan selatan Kabupaten Cilacap dipasikan sudah bersih dari tumpahan minyak mentah yang terjadi Rabu (20/5) malam lalu. Hal itu diungkapkan General Manajer Pertamina RU IV Cilacap,  Nyoman Sukadana, Jumat (29/5).

Bahkan dia menyebutkan, pencemaran perairan Kabupaten Cilacap akibat tumpahan minyak mentah tersebut sebenarnya tidak berlangsung lama. "Tumpahan minyak mentah yang lolos dari upaya lokalisasi  sebenarnya tidak banyak kok. Karena itu, setelah dilakukan upaya pembersihan bersama nelayan setempat, hanya dalam waktu dua-tiga hari, kawasan pantai Cilacap sudah bersih lagi," jelasnya.

Dia menyebutkan, pada Jumat pagi pihak Pertamina dan masyarakat mengadakan kgiatan bersih-bersih di Pantai Teluk Penyu. Namun kegiatan bertajuk Coastal Clean Up ini bukan karena masih ada minyak mentah yang belum dibersihkan. ''Tapi untuk membersihkan pantai Teluk Penyu dari berbagai jenis sampah,'' katanya.

Dia juga menyebutkan, upaya membersihkan Pantai Teluk Penyu dari tumpahan minyak mentah, sebelumnya memang melibatkan nelayan, disamping pegawai pertamina Cilacap dan anggota TNI/Polri. Hal ini karena pihaknya menginginkan agar tumpahan minyak yang mencapai kawasan pantai Cilacap bisa segera teratasi.

"Kurang lebih ada 300 nelayan yang terlibat dakam pembersihan tersebut. Tidak sampai ribuan orang," jelasnya.

Seperti diketahui, ketika salah satu kapal tangker bermuatan minyak mentah sedang bongkar muatan menggunakan fasilitas saluran pipa bawah laut, Rabu (20/5) malam, terjadi kebocoran pipa. Hal ini menyebabkan minyak tertumpah ke laut.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA