Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Penyerangan Masjid di Papua

Ternyata Dua Kerusuhan Meletus Sebelum Penyerangan di Tolikara

Ahad 19 Jul 2015 07:48 WIB

Rep: C20/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane

Foto: Republika/Prayogi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indonesian Police Watch (IPW) menemukan ada dua kerusuhan yang meletus sebelum terjadi penyerangan di Tolikara. Kerusuhan itu terjadi di Kampung Yelok dan Panaga.

Ketua Presidium IPW Neta S Pane mempertanyakan kinerja aparat hukum di Papua. Ia menilai terjadinya insiden Tolikara akibat ketidakpedulian pimpinan kepolisian dan buruknya kinerja intelkam Polda Papua.

"Hingga akhirnya insiden keji itu terjadi," kata Neta di Jakarta, Ahad (19/7).

Dari pantauan IPW Neta mengatakan seharusnya aparat hukum dapat mencegah terjadinya penyerangan. Pasalnya, sebelum insiden Tolikara terjadi, ada dua konflik yang meletus yakni di Desa Yellok dan Panaga.

Pertama, pada 9 Juli 2015, rumah warga di Desa Yellok dibakar oleh sekelompok massa. Kedua, pembakaran juga terjadi terjadap sejumlah rumah Hanoi di Panaga.

"Kemudian, tanggal 11 Juli 2015 muncul surat edaran dari GIDI tujuh hari sebelum insiden pembakaran meletus di Tolikara," ujar Neta.

IPW sangat menyayangkan intelkam Polda Papua tidak melakukan deteksi dan antisipasi dini. Hal itu, lanjut Neta, juga menunjukan tingkat kepedulian para pejabat Polda Papua sangat rendah.

IPW mendesak untuk melakukan investigasi secara menyeluruh terkait insiden penyerangan itu. IPW juga menegaskan agar polisi dapat melakukan tindakan hukum kepada pelaku penyerangan.

Sebelumnya, aksi penyerangan terjadi saat umat Muslim melakukan Salat Idul Fitri di Tolikara. Tiba-tiba datang sekelompok orang yang berteriak-teriak dan disusul lemparan batu serta pembakaran bangunan. Sekitar 70 bangunan termasuk masjid terbakar dalam insiden tersebut.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA