Saturday, 10 Rabiul Akhir 1441 / 07 December 2019

Saturday, 10 Rabiul Akhir 1441 / 07 December 2019

Ribuan Pemudik Masih Padati Stasiun Pasar Senen

Sabtu 25 Jul 2015 16:22 WIB

Red: Karta Raharja Ucu

Penumpang kereta api Menoreh dari Semarang tiba di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Selasa (21/7).   (Republika/Edwin Dwi Putranto)

Penumpang kereta api Menoreh dari Semarang tiba di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Selasa (21/7). (Republika/Edwin Dwi Putranto)

Foto: Republika/Edwin Dwi Putranto

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Stasiun Besar Pasar Senen, Jakarta, masih memberangkatkan ribuan pemudik ke berbagai tujuan di Jawa Tengah dan Jawa Timur pada tujuh hari setelah perayaan Idul Fitri 1436 Hijriah atau H+7.

Terhitung sejak pukul 00.30 hingga 12.00 WIB, di Stasiun Pasar Senen tercatat sudah ada sebanyak 16 keberangkatan kereta dengan total penumpang secara keseluruhan mencapai 9.035 orang. "Secara garis besar, arus mudik sudah menurun. Sejak dini hari tadi sampai siang hari ini, sudah ada 16 kereta yang berangkat ke berbagai tujuan di daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur dengan total keseluruhan 9.035 penumpang," kata Senior Manager Humas Daop I Jakarta PT KAI (Persero) Bambang Setiyo Prayitno di Jakarta, Sabtu (25/7).

Bambang menjelaskan, hingga keberangkatan pukul 12.00 WIB, kereta api tambahan Kutojaya Utara jurusan Pasar Senen-Kutoarjo mengangkut penumpang paling banyak, yaitu 840 orang yang berangkat pada pukul 00.30 WIB.

Sementara itu, pada H+7 ini, hingga pukul 12.00 WIB, kereta yang paling banyak diberangkatkan dari Stasiun Besar Pasar Senen adalah kereta dengan tujuan Pasar Senen-Kutoarjo sebanyak empat keberangkatan. "Walaupun hari Lebaran sudah lewat beberapa hari, sampai dengan saat ini masih ada pemudik yang berangkat dari Stasiun Pasar Senen. Namun jumlahnya memang tidak terlalu banyak seperti menjelang Lebaran," tutur Bambang.'

Meskipun demikian, dia tetap memastikan sampai hari ini seluruh perjalanan kereta dari Stasiun Besar Pasar Senen berlangsung lancar dan tidak ada perjalanan yang tidak sesuai jadwal keberangkatan atau dibatalkan.

"Terhitung sejak awal arus mudik atau H-15 hingga arus balik H+7 hari ini, semua perjalanan kereta lancar. Tidak ada kereta yang terlambat, tidak ada juga yang dibatalkan. Seluruh penumpang yang sudah pegang tiket bisa berangkat sesuai jadwal yang ditentukan," ungkap Bambang.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA