Wednesday, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Wednesday, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Tujuh Pendaki Lawu Ditemukan dalam Keadaan Sehat

Kamis 30 Jul 2015 11:01 WIB

Red: Ani Nursalikah

  Sejumlah petugas dari berbagai instansi melakukan koordinasi pencarian tujuh orang pendaki Gunung Lawu yang hilang di Pos pendakian Cemoro Kandang di Karanganyar, Jawa Tengah, Rabu (29/7).

Sejumlah petugas dari berbagai instansi melakukan koordinasi pencarian tujuh orang pendaki Gunung Lawu yang hilang di Pos pendakian Cemoro Kandang di Karanganyar, Jawa Tengah, Rabu (29/7).

Foto: Antara/Maulana Surya

REPUBLIKA.CO.ID, KARANGANYAR -- Sebanyak tujuh pendaki yang tersesat di Gunung Lawu, setelah berhasil dievakuasi dan tiba di posko pendakian Cemoro Sewu sekitar pukul 23.40 WIB, Rabu (29/7).

Mereka langsung dibawa ke Puskesmas Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah.

"Tujuh pendaki yang masih remaja setibanya di posko dalam kondisi sehat, mereka kemudian langsung dibawa ke Puskesmas Tawangmangu," kata Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Jawa Tengah Agus Haryono di Karanganyar, Kamis (30/7).

Dia menjelaskan setelah menjalani cek kesehatan oleh tim medis di Puskesmas Tawangmangu, hasilnya kondisi mereka dinyatakan sehat. Mereka kemudian diserahkan kepada pihak keluarga masing-masing yang menunggu di Posko Cemoro Kandang.

Namun, satu pendaki yakni Maya Mega Pratiwi (18 tahun), warga Perum Subur Makmur Ngringo, Jaten, Karanganyar perlu perawatan lebih lanjut akibat kelelahan. Dia kemudian dibawa ke RSUD Karanganyar.

Sebanyak enam pendaki lainnnya, yakni Guruh Putra alias Puput (18), warga Jalan Demak Bintoro III Nomor 14 Nusukan, Banjarsari, Solo, Refi Rifelli (18), Abdul (9), dan Sasi (11), ketiganya warga Jalan Sidodadi RT 05/RW I Jebres Solo, Rizal (18), warga Colomadu Karanganyar, dan Gabriel, warga Sumber Banjarsari, Solo, langsung diserahkan kepada keluarga masing-masing.

sumber : antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA