Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Miris, Dana Kehormatan Veteran Hanya Rp 7.500 per Bulan

Ahad 23 Aug 2015 01:31 WIB

Red: Esthi Maharani

Veteran merayakan Kemerdekaan RI

Veteran merayakan Kemerdekaan RI

Foto: antaranews

REPUBLIKA.CO.ID, PAMEKASAN -- Dana kehormatan yang diberikan pemerintah daerah kepada mantan pejuang (veteran) di Pamekasan, Jawa Timur, sebesar Rp7.500 per bulan.

"Setiap bulan saya dan teman-teman memang menerima seperti itu," kata Ketua Legium Veteran Republik Indonesia (LVRI) Pamekasan, Abdul Halik Sisworo Pranoto, Sabtu (22/8).

Abdul Halik mengatakan, sebenarnya ia tidak terlalu mempersoalkan besaran dana kehormatan itu, namun uang sebesar Rp7.500 itu sangat kecil nilainya.

"Kalau cucu saya minta beli jajan dan es, ya langsung habis," tuturnya.

Para mantan pejuang ini, mengaku tetap bersyukur, kendatipun hanya menerima dana sebesar itu, karena berarti keberadaannya masih diperhatikan oleh pemerintah.

Abdul Halik yang merupakan pejuang sabillah di masanya itu mengaku, ikut berjuang memperebutkan kemerdekaan bangsa dari penjajahan Belanda, atas keinginan pribadi yang menginginkan bangsa bebas dan merdeka.

Kakek berusia 83 tahun ini juga berharap, ke depan pemerintah lebih memerhatikan keberadaan para veteran. Sebab perjuangan, pengorbanan, dan keberanian mereka melawan penjajah demi kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia sangat besar.

Memang, sambung dia, uang kehormatan bagi mantan pejuang sebesar Rp7.500 per bulan itu, bukan merupakan bantuan satu-satunya yang mereka terima.

Setiap tahun, yakni setiap HUT Kemerdekaan dirinya bersama 59 veteran lainnya selalu mendapatkan bantuan dari Pemkab Pamekasan berupa paket kebutuhan bahan pokok.

"Biasanya bantuan paket sembako kepada kami diserahkan setelah upacara HUT Kemerdekaan di pendopo Pemkab Pamekasan," katanya menjelaskan.

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA